4 Bulan Berlalu, Polisi Belum Bisa Ungkap Kasus Tabrak Lari Overpass Manahan Solo

Keluarga korban tabrak lari di flyover Manahan, Kota Solo, mengajukan gugatan pra-peradilan ke Pengadilan Negeri (PN) Solo.

Penulis: yayan isro roziki | Editor: muh radlis
YOUTUBE/TRIBUN JATENG
Kecelakaan detik-detik tabrak lari di overpass Manahan Solo, Senin (1/7/2019) dini hari WIB. 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - ‎ ‎Keluarga korban tabrak lari di flyover Manahan, Kota Solo, mengajukan gugatan pra-peradilan ke Pengadilan Negeri (PN) Solo.

Anggota tim kuasa hukum keluarga korban, Dwi Nurdiansyah Santoso, mengatakan tergugat dalam pra-peraddilan ini antara lain, Sat Lantas Polresta Solo, dan juga Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo.

"Proses penyidikan perkara ini terlalu lama, sudah empat bulan tidak ada perkembangan.

Kami menilai, ini sebagai bentuk penutupan penyidikan yang tidak sah," ujar Dwi, kepada Tribun Jateng, Rabu (30/10).

Dalam pra-peradilan itu, keluarga menuntut agar penyidikan kasus ini segera ‎dituntaskan.

Serta, perkaranya dapat segera dilimpahkan ke pengadilan.

Warga Jepara Siap-siap, Akhir Tahun Pemkab Buka Lowongan 381 Formasi CPNS

Digugat Mantan Rekan Bisnis Rp 14 Miliar, Artis Ashanty Akan Disidang di PN Purwokerto

Omset Temanggung Fair 2019 Turun Hingga 1000 Persen, Pemkab Berkilah Acara Lancar dan Tak Hujan

Tak Peduli Laga Kandang di Markas Lawan, Kapten PSIS Yakin Raih Poin Penuh di Stadion Maguwoharjo

"Jika pun nanti ternyata tersangka dalam kasus ini DPO, kan bisa in absentia.

Yang jelas, kami ingin kasus ini segera clear, dan keluarga mendapat keadilan," tuturnya.

Diakui, sebelumnya tersiar kabar penyidikan kasus ini berlarut-larut lantaran persitiwa ini menyangkut keluarga oknum perwira polisi.

Dituturkan Dwi, pihaknya tak menyebutkan hal itu dalam materi gugatan.

"Gak menyangkut-nyangkutkan itu, kita fokus pada pembuktian-pembuktian di persidangan nanti," katanya.

Disampaikan lebih lanjut, Dishun turut sebagai pihak yang digugat lantaran instansi ‎itulah yang penyedia dan pengelola rekaman CCTV yang dijadikan sebagai alat bukti dalam perkara tabrak lari tersebut.

Menurut dia, seharusnya Dishub juga bisa melacak sebelum peristiwa itu terjadi, mobil yang menabrak korban terpantau di wilayah mana.

"Kan tidak mungkin 'ujug-ujug' mobil itu di Manahan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved