Lem Aibon Rp 82 M, Guntur Romli Kecewa: Anies Baswedan Malah Ngeles
Politikus PSI, Mohamad Guntur Romli kecewa dengan Gubernur DKI, Anies Baswedan. sejak awal PSI meminta Anies agar transparan mengenai dana APBD
Penulis: Ardianti WS | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM- Politikus PSI, Mohamad Guntur Romli kecewa dengan Gubernur DKI, Anies Baswedan.
Melalui akun twitternya @GunRomli, Guntur Romli menyampaikan kekecewaan tersebut.
Guntur Romli mengatakan, bahwa sejak awal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) meminta Anies Baswesan utnuk transparan mengenai dana APBD agar mudah diakses publik.
Setelah itu, Romli mengatakan bahwa Anies tidak mau dan menuduh PSI melakukan penggiringan opini tak sehat.
Kini, Guntur Romli mengaku terkejut dengan adanya anggaran Lem Aibon sejumlah 82 miliar dan bolpoin senilai 123 miliar rupiah.
"Sejak awal @psi_id @PSI_Jakarta menuntut @aniesbaswedanagar transparan soal APBD dgn membuka ke publik, eh Anies malah ngeles & menuduh 'penggiringan opini tak sehat' ternyata setelah dibuka: ada Lem Aibon 82 Miliar dan Bolpen 123 Miliar, ada niat mau nyembunyikan ya Nies?," tulis Guntur Romli.
Diketahui, website apbd.jakarta.go.id tengah menjadi sorotan.
Lantaran di laman tersebut, tertera pembelian lem Aibon dengan anggaran belanja 82 miliar.
Mulanya, Anggota DPRD DKI Jakarta, William Aditya Sarana mengungkap adanya anggaran yang dinilai janggal dalam APBD 2020. Melalui akun Instagramnya @willsarana ia mengunggah foto yang memperlihatkan rencana pembelian lem aibon dengan total anggaran mencapai Rp 82 miliar.
• Tagar Ahok, 82 M dan Lem Aibon Trending Twitter, Netizen Kritik Anies Baswedan
• Chord Kunci Gitar Fiersa Besari Celengan Rindu
• Siapa Pemilik Sedan Accord Misterius Bernomor G 7122 AD Yang Ditemukan di Semarang?
"Murid di sekolah di DKI Jakarta disuplai 2 kaleng lem aibon setiap bulan" demikian keterangan dalam unggahan tanggal 29 Oktober 2019 tersebut.
Berikut unggahan lengkapnya :
"Sampai sekarang publik belum bisa mengakses dokumen APBD 2020 di apbd.jakarta.go.id. Padahal pembahasan anggaran sudah dimulai di DPRD.
Namun, kami berhasil mendapatkan cara untuk mengakses nya. Lalu kami menemukan anggaran yang cukup aneh lagi yaitu pembelian lem aibon sebesar 82 milliar lebih oleh Dinas Pendidikan
Lem aibon itu dibeli untuk 37500 murid di DKI Jakarta. Artinya Dinas Pendidikan mensuplai 2 kaleng lem Aibon per murid setiap bulanya.
Buat apa murid-murid kita disuplai 2 kaleng lem aibon tiap bulanya? Tolong jelaskan.
Note: Jika tulisan ini viral berikut adalah link anggaran lem aibon tersebut. Jangan sampai Pemprov DKI takedown lagi APBD nya dari website mereka. ," tulisnya.
Setelah itu, William Aditya Sarana mengatakan bahwa saat ini website apbd.jakarta.go.id tidak bisa diakses.
Lantas, unggahan tersebut viral dan menjadipembicaraan publik.
Dinas Pendidikan DKI Jakarta langsung angkat bicara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/lem-aibon-rp-82-m-guntur-romli-kecewa-anies-malah-ngeles.jpg)