Selasa, 14 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Puluhan Mantan Buruh PT Tossa Glass Mengadu ke Bupati Kendal Mirna Annisa

Pesangonnya tak kunjung dibayarkan, puluhan mantan buruh PT Tossa Shakti Glass mengadu kepada Bupati Kendal, Mirna Annisa

Penulis: Dhian Adi Putranto | Editor: muslimah
Tribunjateng.com/Dhian Adi Putranto
Bupati Kendal Mirna Annisa menemui para mantan buruh PT tossa sakti glas pada Kamis (31/10) 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Pesangonnya tak kunjung dibayarkan, puluhan mantan buruh PT Tossa Shakti Glass mengadu kepada Bupati Kendal, Mirna Annisa pada Kamis (31/10/2019).

Pengaduan itu dilakukan karena perusahaan menjanjikan membayarkan pesangon pada Oktober ini.

Namun hingga akhir Oktober pesangon mereka tak kunjung terbayarkan.

Mirna yang saat itu hendak melakukan kegiatan kedinasan di Kelurahan Karangsari pun akhirnya menunda keberangkatan untuk menemui para karyawan Tossa di depan Pendopo Kabupaten Kendal.

Mirna pun berusaha untuk berkomunikasi dengan pihak direksi PT Tossa Shakti Glass untuk pembayaran pesangon mantan buruh perusahaan itu.

"Hak-hak dari para karyawan seperti THR dan tunggakan gaji sudah dibayarkan, kurang pesangon yang belum.

Sesuai dengan perjanjian yang dibuat pada saat demo beberapa waktu lalu bahwa pesangon dibayar di Oktober ini, nanti saya temuin pihak direksi," ujar Mirna.

Secara terpisah Ngasimin, seorang buruh yang mengadu mengatakan bahwa para buruh sudah melakukan penandatangan persetujuan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pada bulan Juli lalu.

Dalam surat persetujuan PHK. Pihak perusahaan juga menyepakati untuk membayar tunggakan gaji, THR yang tertunda selama dua tahun dan pesangon.

"Untuk Gaji dan THR sudah dibayarkan , namun hingga saat ini pesangon belum diberikan. janjinya Bulan Oktober namun hingga tanggal 31 belum dibayarkan," katanya

Ia menambahlan bahwa pihaknya berupaya untuk bertemu dengan pihak direksi perusahaan. Namun pihaknya menemui kesulitan untuk bertemu dengan direksi.

"Kami hingga saat ini belum bisa menemui direksi, maka dari itu kami bertemu bupati untuk membantu kami," pungkasnya.

(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved