Jumat, 8 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Viral Video Polisi Pukul Sopir Ambulans RS Sri Pamela, Kapolres Tebingtinggi: Bukan Pasien Darurat

Video seorang polisi lalu lintas (polantas) berdebat dan pukul sopir ambulans RS Sri Pamela yang merasa dihambat di Tebingtinggi beredar di Internet

Tayang:
Editor: m nur huda
Dok. Polres Tebingtinggi
Personel Unit Lantas Brigadir Urat M Pasaribu bersalaman dengan sopir ambulans RS Sri Pamela, Zulpan (baju oranye) di Taman Musyawarah Polres Tebingtinggi, Sabtu (2/11/2019). 

TRIBUNJATENG.COM - Video seorang polisi lalu lintas (polantas) berdebat dan pukul sopir ambulans RS Sri Pamela yang merasa dihambat di Tebingtinggi beredar di Internet dan menjadi buah bibir.

Video yang merekam perkelahian antara oknum Polantas Polres Tebingtinggi dengan sopir ambulans.

Dalam video berdurasi 23 detik tersebut, terlihat seorang oknum polisi sempat merekam dan berusaha memukul sopir ambulans.

Seseorang dalam mobil ambulans juga merekam percekcokan itu.

Tak berapa lama, keributan keduanya memanas.

Oknum polisi yang marah-marah berusaha mencabut kunci ambulans namun sempat dihalangi.

Oknum polisi semakin emosi dan memukul sopir ambulans.

Screen shot video Polantas dan sopir ambulans ribut
Screen shot video Polantas dan sopir ambulans ribut (facebook/istimewa)

Karena kesal, sopir ambulans keluar dari mobil dan mendorong oknum polisi yang terlihat makin marah. Dia sempat membentak polisi.

Kejadian ini pun diresponS oleh Polres Tebingtinggi dengan mempertemukan kedua orang yang bertengkar itu.

Kapolres Tebingtinggi AKBP Sunadi mengatakan, pertengkaran terjadi pada Sabtu (2/11/2019) sekitar pukul 12.00 WIB.

Saat itu, katanya, personel unit lantas atas nama Brigadir Urat M Pasaribu sedang mengatur lalulintas di persimpangan Jalan KF Tandean.

"Saat itu, lalu lintas padat karena anak sekolah Kharisma sedang pulang sekolah," katanya.

Pada saat arus lalu lintas pada itu, mobil ambulans meminta jalan.

Polantas meminta untuk bersabar, namun sopir ambulans tetap ingin melaju.

"Benar, dia membawa pasien, tapi bukan pasien darurat.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved