Rabu, 20 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

830 Anak di Kota Tegal Mengalami Stunting, Ini Langkah Pencegahan yang Dilakukan Pemkot

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tegal, mencatat ada 830 anak berusia 0- 5 tahun di Kota Tegal mengalami stunting.

Tayang:
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: m nur huda
Tribun Jateng/Fajar Bahruddin
Kepala Dinkes Kota Tegal Sri Primawati Indraswari, saat ditemu Tribunjateng.com Kamis (17/10/2019), wawancara terkait Surat Edaran Penarikan Obat Asam Lambung Ranitidin. 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tegal, mencatat ada 830 anak berusia 0- 5 tahun di Kota Tegal mengalami stunting.

Anga tersebut tersebar di 27 kelurahan terhitung sejak Januari hingga Oktober 2019.

Hal itu disampaikan Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Triyono dalam sosialisasi Tim Pengerak PKK Kota Tegal di Pendopo Ki Gede Sebayu Balai Kota, Rabu (30/10/2019).

Dalam sosialisasi tersebut, Triyono memaparkan data penyebaran stunting di Kota Tegal.

Tiga kelurahan terbanyak yaitu, 133 anak di Kelurahan Slerok, 80 anak di Kelurahan Margadana, dan 76 anak di Kelurahan Kejambon.

Adapun kelurahan tanpa anak stunting atau nol, ada di Kelurahan Mangkukusuman.

Kepala Dinkes Kota Tegal Sri Primawati Indraswari mengatakan, stunting merupakan kondisi tinggi badan seseorang yang lebih pendek dibanding tinggi badan orang seusianya.

Ada berbagai faktor yang membuat anak mengalami stunting.

Prima mengatakan, seperti asupan makanan yang kurang bergizi dalam waktu lama.

Bisa juga saat dalam kandungan pertumbuhan bayi tidak baik.

Tidak tercukupinya protein dalam proporsi total asupan kalori.

"Selain itu, dipengaruhi juga perubahan hormon yang dipicu stres. Juga sering menderita infeksi di awal kehidupan anak," kata Prima kepada Tribunjateng.com, Jumat (1/11/2019).

Prima mejelaskan, ada empat hal untuk mencegah terjadinya stunting pada anak.

Pertama dengan memberikan bayi air susu ibu (ASI) dan makanan pendamping air susu ibu (MPASI).

Kemudian terjaminnya akses air bersih dan fasilitas sanitasi.

Menurutnya ketersediaan air bersih dan jamban sehat menjadi faktor pendukung.

Selanjutnya, menurut Prima, saat mengandung ibu hamil juga harus dipenuhi dengan asupan gizi.

"Terakhir, ibu harus memantau pertumbuhan balita atau anaknya di posyandu. Serta mengikuti arahan yang ada," jelasnya. (fba)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved