Bupati Purbalingga Ingin Ada Anjungan Khusus Masyarakat Melihat Pesawat di Bandara JB Soedirman
Bandara Jenderal Besar (JB) Soedirman akan dilengkapi playground atau anjungan yang berada di luar ruangan terminal.
Penulis: khoirul muzaki | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Bandara Jenderal Besar (JB) Soedirman akan dilengkapi playground atau anjungan yang berada di luar ruangan terminal.
Ini diungkapkan Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi saat rapat pembahasan desain bandara, Rabu (6/11/2019) di ruang rapat Pemkab setempat.
Menurut Tiwi, penyediaan tempat khusus tersebut menyesuaikan kebiasaan masyarakat Purbalingga yang masih kagum melihat aktivitas penerbangan pesawat.
Maklum, warga belum familiar dengan aktivitas penerbangan lantaran ketiadaan bandara di sekitar mereka selama ini.
“Diperlukan ruang khusus untuk orang-orang melihat keberangkatan pesawat, bermain anak, dan sebagainya,” katanya.
• 2 Hari Terakhir Hujan Deras dan Angin Puting Beliung Terjang 10 Desa di Demak
Ruang khusus tersebut justru bisa menjadi objek wisata tersendiri bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana bandara dan melihat aktivitas penerbangan.
Keberadaan playground atau anjungan ini terinspirasi fasilitas sama di Bandara Atlanta, ataupun di Manchester.
Pada rapat pembahasan desain bandara tersebut, pihak PT Angkasa Pura II mempresentasikan desain yang telah dirancang.
Sebelumnya, Bupati Tiwi telah mewacanakan Bandara JB Soedirman mengusung konsep tradisional-modern.
Aplikasinya melalui bangunan modern tanpa meninggalkan sisi tradisional atau identitas kearifan lokal.
“Konsep atap tradisional, otomatis kita tertuju pada Joglo. Sedangkan konsep-konsep modern dengan kaca-kaca bisa diaplikasikan pada wajah-wajah bangunan,” katanya.
• Ditresnarkoba Polda Jateng Razia Rutan Rowobelang Batang, 93 Napi Dites Urine, Ini Hasilnya
PT Angkasa Pura II juga akan memasukkan unsur-unsur kearifan lokal yang selama ini menjadi identitas Kabupaten Purbalingga khususnya pada sisi interior.
Konsep interior ini akan mengusung Comfort Neo Javanese, yakni suasana bandara modern yang nyaman dengan nuansa Jawa.
Ruang-ruang bandara akan dibuat dengan pemilihan warna yang didominasi warna kayu dan motif batik khas Purbalingga.
• Kecelakaan Beruntun di Barusari Semarang, Driver Ojol Luka Parah Terseret Terjepit Tumpukan Motor
Unsur kearifan lokal lain yang juga akan ditampilkan adalah wayang suket, gebyok khas Purbalingga atau display wisata Purbalingga.
Sedangkan ikon Panglima Besar Jenderal Soedirman akan ditampilkan dalam bentuk patung yang diletakan di bagian luar.
“Mengingat bandara ini, tidak hanya untuk Purbalingga, kami juga butuh masukan unsur-unsur lain yang mengusung identitas Jawa Tengah kepada pak Gubernur,” katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/rapat-pembahasan-desain-bandara.jpg)