Satu Tewas dalam Kecelakaan Bus Laju Prima Vs Truk Tronton di Tol Batang Pemalang, Ini Kronologinya
Satu korban tewas dalam kecelakaan lalulintas yang terjadi, antara truk tronton dengan nomor polisi B 9401 UYX dengan Bus Laju Prima
TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Satu korban tewas dalam kecelakaan lalulintas yang terjadi, antara truk tronton dengan nomor polisi B 9401 UYX dengan Bus Laju Prima bernomor polisi B 7062 TGC di KM 328+400 Jalur B Tol Batang-Pemalang, Kamis (7/11/2019).
Kasat Lantas Polres Pekalongan AKP Ariakta Gagah Nugraha mengatakan dalam kecelakaan ini ada satu korban meninggal dunia.
"Korban meninggal dunia satu orang penumpang bus. Namanya Samidi (52) warga Rampelan RT 2 RW 1, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur," kata AKP Ariakta kepada Tribunjateng.com, Kamis, (7/11/2019) dini hari.
Menurutnya kronologi kejadian pada saat itu sopir bus yang dikemudikan oleh Hamid Abdilah (43) warga Gedongan, RT 1 RW 2, Kecamatan Sidomukti, Kabupaten Salatiga, melaju dari arah Semarang menuju Jakarta berjalan dengan kecepatan kurang lebih 100 km/jam.
Sesampainya di lokasi kejadian, terdapat truk didepannya yang dikemudikan oleh Nur Cholis (40) warga Kendang sari RT 2 RW 5 Surabaya Jawa Timur.
"Mengetahui hal tersebut, pengemudi bus bermaksud pindah ke lajur kanan.
Karena, ada kendaraan yang berada di sebelah kanan, bus kembali ke lajur kiri dan menabrak truk yang mengakibatkan truk terguling di lajur kiri."
"Bahkan, truk yang terguling tersebut menutupi setengah jalan. Tapi, alhamdulillah kedua sopir selamat," ungkapnya.
AKP Ariakta semua korban kecelakaan baik meninggal dan luka-luka di bawa ke rumah sakit Siaga Medika Pemalang untuk diberikan pengobatan.
Tidak hanya itu, truk yang menutupi separoh jalan harus dievakuasi menggunakan crane.
"Butuh waktu 3 jam untuk mengangkat truk tronton tersebut. Penyebab kecelakaan diduga sopir mengantuk," tambahnya.
Sebelumnya diberitakan Kecelakaan lalu lintas melibatkan bus dan truk di KM 328+400 Jalur B Tol Batang-Pemalang, Rabu (6/11/2019) malam.
Seorang penumpang bus meninggal dunia di lokasi. Sementara penumpang lainnya telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat.
"Korban meninggal dunia satu orang penumpang bus. Untuk namanya, saya belum tahu anggota masih di rumah sakit," AKP Ariakta kepada Tribunjateng.com.
Menurutnya untuk korban luka-luka dan meninggal dunia di bawa ke rumah sakit Medika Pemalang.