Rabu, 22 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Mulai Hari Ini Jalur Pantura Brebes Ditutup Bagi Truk dan Bus

Sedangkan truk dan bus dari arah Jakarta menuju Semarang dialihkan melalui Tol Brebes Barat

Editor: muslimah
Tribunjateng.com/M Zaenal Arifin
Pekerja melakukan pemasangan kabel slink untuk perbaikan jembatan Sungai Pemali Brebes, kemarin. 

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Jalur pantura Brebes akan dilakukan penutupan bagi kendaraan berat truk dan bus mulai Jumat (8/11/2019) ini.

Penutupan akan dilakukan tepat di jembatan Sungai Pemali yang berada di tengah kota Brebes.

Kasat Lantas Polres Brebes, AKP M Adimas Purwonegoro mengatakan, penutupan jalur pantura tersebut seiring adanya perbaikan jembatan Sungai Pemali yang dilakukan pada 8-11 November.

"Ruas jalan pantura Jakarta-Semarang ditutup mulai 8-11 November. Hanya truk dan bus yang tak boleh melintas. Sedangkan mobil pribadi dan motor masih bisa," kata Adimas, Jumat (8/11/2019).

Pihaknya telah menyiapkan rekayasa lalu lintas dengan adanya penutupan jalan di jembatan Sungai Pemali selama empat hari itu.

Untuk truk dan bus dari arah Semarang menuju Jakarta akan dialihkan melalui Tol Brebes Timur.

Sedangkan truk dan bus dari arah Jakarta menuju Semarang dialihkan melalui Tol Brebes Barat.

"Sedangkan untuk kendaraan kecil yaitu mobil pribadi, mobil boks dan sepeda motor akan dialihkan melalui jembatan Sungai Pemali sisi utara atau ruas jalan Jakarta-Semarang," paparnya.

"Selama adanya perbaikan jembatan tersebut, kami berharap semua pengguna jalan bisa mematuhi pengalihan arus ini agar proses perbaikan juga bisa selesai tepat waktu," harapnya.

Sebelumnya, Konsultan Bina Marga Provinsi Jateng, Mohammad Iqbal mengatakan, rencananya perbaikan akan dilakukan selama empat hari yaitu 8-11 November.

Perbaikan jembatan Sungai Pemali, katanya, dilakukan pada jembatan sisi selatan (ruas Semarang-Jakarta) yang melintang di atas sungai ini.

Perbaikan dilakukan karena bagian chamber atau badan jembatan melengkung akibat beban kendaraan.

"Perbaikan dilaksanakan pada bagian Chamber jembatan dengan sistem eksternal stressing. Chamber ini melengkung selain karena beban kendaraan juga akibat faktor usia dan lama pemakaian. Ini harus dinormalkan agar bentuknya kembali normal," katanya.

Dikatakannya, jembatan Sungai Pemali sisi selatan tersebut dibangun pada 1997 silam. Karena faktor usianya yang sudah mencapai 22 tahun, diperparah beban kendaraan yang setiap hari melintas, maka membuat badan jembatan mengalami penurunan.

Saat ini, pekerjaan perbaikan baru tahap persiapan dengan pemasangan kabel slink sejumlah 32 buah untuk dua bentangan. Kabel slink tersebut dipasang untuk proses ekternal stressing.

Sedangkan proses perbaikannya, akan dilaksanakan pada 8-11 November mendatang. Pihaknya membutuhkan waktu empat hari, karena dalam perbaikan tersebut juga akan dilakukan pengecoran.

"Sehingga diperlukan juga menunggu umur beton agar kering sempurna. Tak hanya itu, kondisi jembatan juga harus bebas dari beban. Karena itu, jembatan harus ditutup total," terangnya.

(Nal)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved