Pemprov Jateng Lelang 11 Jabatan, Ganjar Pranowo: Kami Butuh Orang Berani Ambil Terobosan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan segera melelang (open bidding) beberapa jabatan tinggi tahun 2019.
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan segera melelang (open bidding) beberapa jabatan tinggi tahun 2019.
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, menuturkan ada 11 jabatan tinggi yang kosong.
Saat ini jabatan itu diisi pelaksana tugas (plt), mulai dari kepala dinas, badan, hingga direktur rumah sakit milik pemprov.
"Ada tradisi dalam rekrutmen di pemprov dengan promosi terbuka atau lelang jabatan, kami akan lakukan lagi hal yang serupa," kata Ganjar, dalam keterangan tertulis, Minggu (10/11/2019).
11 jabatan yang akan dilelang itu yakni Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman, Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik (Kesbangpol).
Kemudian, Kepala Biro Hukum dan Kepala Biro Perekonomian. Direktur, Wakil Direktur Umum, Wakil Direktur Keuangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Moewardi Solo; Direktur RSUD Margono Soekarjo Purwokerto Banyumas; dan Direktur Rumah Sakit Jiwa Daerah Amino Gondohutomo Semarang.
Ganjar menegaskan, lelang jabatan akan digelar secara terbuka.
Siapapun dan dari daerah manapun boleh mengikuti lelang jabatan itu.
Untuk waktu pendaftarannya, kata dia, akan dibuka pekan depan.
"Saya sudah minta mereka yang berkarier dari dalam, dilakukan talent scouting. Mereka yang berbakat kami dorong mau mendaftar. Tidak hanya dari dalam, barangkali ada dari luar Jateng yang ingin masuk, kami memperbolehkan," jelasnya.
• Hari Pahlawan, Supriyatno Berharap Kinerja Bank Jateng Semakin Meningkat
• Ganjar : Kalau Ada Calo CPNS di Jateng, Ketak Ndase
Menurutnya, sudah ada beberapa orang dari provinsi lain menanyakan tentang lelang jabatan itu.
Beberapa dari kabupaten/ kota di Jateng juga sudah menyatakan ingin mendaftar.
Kriteria apa yang diperlukan, Ganjar membeberkan beberapa di antaranya.
Yakni soal integritas, kompetensi dan pengalaman, memiliki konsepsional untuk mengelola dan ada jiwa kepemimpinan serta manajerial yang baik.
Selain itu, persoalan hubungan sosial juga menjadi perhatian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pengentasan-kemiskinan-di-jawa-tengah.jpg)