Sabtu, 16 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Suwarnatha Dosen Lulusan S3 UGM Yogya Tewas Gantung Diri, Video Call Istri Sebelum Bunuh Diri

I Nyoman Ngurah Suwarnatha (39), seorang dosen Program Studi (Prodi) Ilmu Hukum Universitas Pendidikan Nasional ( Undiknas ) Denpasar ditemukan

Tayang:
Editor: galih permadi
(Tribun Bali/Rizal Fanany)
Pak Dosen Nekat Gantung Diri di Kamar Mandi, Padahal Sempat Video Call Istrinya Sebelum Beraksi. I Nyoman Ngurah Suwarnatha di Krematorium Santa Yana, Cekomaria, Peguyangan, Denpasar, Minggu (10/11/2019). 

TRIBUNJATENG.COM - I Nyoman Ngurah Suwarnatha (39), seorang dosen Program Studi (Prodi) Ilmu Hukum Universitas Pendidikan Nasional ( Undiknas ) Denpasar ditemukan tak bernyawa di rumahnya.

I Nyoman ngurah Suwarnatha ditemukan tewas gantung diri di kamar mandi rumahnya di Perumahan Prima Graha, Kelurahan Kerobokan Kaja, Kuta Utara, Badung, Bali, Jumat (8/11/2019) sore.

Sebelum beraksi, Nyoman diketahui melakukan komunikasi via video call dengan sang istri dan memberitahunya tentang aksi gantung diri yang akan dilakukannya.

Dilansir dari Tribun Bali dalam artikel berjudul 'Kampus Kehilangan Sosok I Nyoman Ngurah Suwarnatha, Dosen Peneliti yang Baru Lulus S3 di UGM', berikut keterangan polisi.

Dituturkan Kasat Reskrim Polres Badung, AKP Laurens Rajamangapul Haselo, istri korban, Maharatu Giri Pratiwi (31) tak berada di TKP saat itu.

Sebab, Mahartau Giri Pratiwi beberapa hari terakhir berada di rumah asalnya, di Taman Sari Tabanan.

Sebelum melakukan aksi bunuh diri, Suwarnatha sempat mengabari istrinya jika ia ingin menghabisi nyawanya sendiri pada (6/11/2019).

"Sebelum meninggal, sang istri sempat ditelepon pukul 20.00 Wita dimana saat video call (VC) korban tinggal sendirian di TKP (tempat kejadian perkara), sedangkan istri korban tinggal di Tabanan karena anaknya sekolah di Tabanan," kata AKP Laurens, Sabtu (9/11/2019).

Mengetahui rencana sang suami, Pratiwi lantas menghubungi kerabat suaminya, yakni sang paman,  I Nyoman Tilem Darmawan (48) yang tinggal di Denpasar Barat.

Tak hanya mengabari kerabat suaminya, Pratiwi juga menghubungi anak dari paman Suwarnatha dan meminta untuk melihat kondisi sang suami di rumah.

"Sang istri ini menceritakan bahwa suaminya ingin gantung diri. Ia tidak mengetahui apa penyebabnya lantaran sang istri di Tabanan. Namun tujuannya menghubungi paman dan ponakannya untuk meminta mengecek kondisi sang suami," jelasnya.

"Jadi pesan sang istri diteruskan oleh Pande ke ayahnya. Yang intinya meminta bantuan agar melihat korban," katanya.

Selanjutnya, Jumat (8/11/2019) sore, Pratiwi dan Nyoman Tilem langsung ke TKP untuk melihat kondisi Suwarnatha, yang saat itu tinggal sendiri.

Saat di TKP, Pratiwi memberi tahu Nyoman Tilem, jika terjadi apa-apa jangan sampai memegang sesuatu di rumahnya lantaran saat itu pintu dalam keadaan terkunci.

"Sang istri dan keluarganya sudah curiga. Saat itu, pintu terkunci, hingga kedua saksi dan warga sekitar masuk ke TKP dengan mendobrak pintu. Saat didobrak, kondisi korban sudah meninggal dan tergantung di depan kamar mandi," jelasnya.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved