Jumat, 22 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

PMII Demak Ajak Anggota Baru Tanam Mangrove di Desa Surodadi

Anggota dan Kader Badan Otonom Nahdlatul Ulama Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Se-Kabupaten Demak melakukan penanaman mangrove

Tayang:
Penulis: Moch Saifudin | Editor: Daniel Ari Purnomo
istimewa
Anggota dan Kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Se-Kabupaten Demak, menanam mangrove di Dusun Gandong Desa Surodadi Kecamatan Sayung, Minggu (10/11/2019) 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Anggota dan Kader Badan Otonom Nahdlatul Ulama Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Se-Kabupaten Demak, melakukan penanaman mangrove di Dusun Gandong Desa Surodadi Kecamatan Sayung, Minggu (10/11/2019).

Kegiatan tersebut rangkaian acara masa penerimaan anggota baru (Mapaba) Raya PMII.

“Kami sengaja mengusung tema Aktualisasi Peran Mahasiswa dalam Tanggungjawab Sosial sebagai sarana edukasi kepada sahabat-sahabat PMII bahwa mahasiswa tidak hanya mempunyai tanggungjawab intelektual dan ritual semata, namun juga mempunyai tanggungjawab sosial terhadap lingkungan” kata Ketua Cabang PMII Demak, Habib Afifudin, Selasa (12/11/2019).

Lanjutnya, aksi penanaman pohon bakau juga melibatkankan para warga dan pemuda Desa Surodadi.

Ia menambahkan, Demak merupakan daerah yang sering menimbulkan banjir rob akibat naiknya permukaan air laut. 

Hal ini dikhawatirkan menjadi ancaman bagi warga.

“Tujuannya ke depan kami berharap agar seluruh elemen pemerintah dan warga masyrakat peduli dan terus berinovasi dalam menjaga lingkungan serta mencegah adanya abrasi dan rob di Kabupaten Demak yang semakin parah," jelasnya.

Dari berbagai sumber yang ia himpun, tercatat  seluas 798 hektar di Kabupaten Demak yang tergerus abrasi.

Di antaranya Kecamatan Sayung, Karangtengah, Bonang, dan Wedung.

Lanjutnya, ancaman abrasi pantai di Demak semakin meluas.

Bencana rob terluas terjadi di Kecamatan Sayung dengan luasan mencapai 1.417 Hektar.

Sedangkan kecamatan lainnya, Kecamatan Bonang mencapai 5,5 ha dan Kecamatan Wedung sekitar 155 ha.

“Ke depan kami terus memantau perkembangan alam pesisir Kabupaten Demak serta menjalin kerjasama dengan organisasi lingkungan Wetlands untuk pengembangan berbagai teknologi sederhana untuk menjaga lingkungan dari abrasi," Imbuhnya. (*) 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved