Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Wakapolda Jateng Ingin Brimob Sebagai Power on Hand Kesatuan Polri

Beragam suguhan atraksi kebudayaan meramaikan hari ulang tahun ke-74 Brimob di halaman Mako Brimob Srondol, Kota Semarang, Kamis (14/11/2019).

Tribun Jateng/ Hermawan Handaka
Ratusan anggota Brimob dan Bhayangkari dengan balutan ragam busana tradisional tampil atraktif membawakan tari sendratari Lahirnya Gatotkaca hingga tari Pelangi Nusantara yang merupakan perpaduan tarian khas Papua, Bali, Jateng, Nusa Tenggara, dan Jabar dalam puncak perayaan HUT ke-74 Brimob yang berlangsung di Halaman Mako Sat Brimob Polda Jateng Srondol, Semarang, Kamis (14/11/2019) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Beragam suguhan atraksi kebudayaan meramaikan hari ulang tahun ke-74 Brimob di halaman Mako Brimob Srondol, Kota Semarang, Kamis (14/11/2019).

Pada pertunjukan tersebut juga ditampilkan lahirnya tokoh wayang Gatotkaca, dan Buto Ijo.

Dansat Brimob Polda Jateng, Kombes Tory Kristanto mengatakan HUT ke-74 Brimob sengaja menampilkan peragaan atraksi kebudayaan menunjukkan keberagaman Indonesia.

"Kemarin kita ketahui bersama Papua hampir mengalami gejolak. Kami ingin menunjukkan Papua merupakan bagian dari kita. Brimob ada untuk Indonesia, " ujarnya.

Piala Dansat Brimob Cup Digelar, 32 Tim Jateng-DIY Bertanding

Polres Bakal Minta Bantuan Brimob Amankan Pilkada dan Pilkades

Menurut dia, pagelaran seni terdapat penampilan Gatotkaca dan Buto Ijo.

Tokoh Gatotkaca merupakan melambangkan Brimob sebagai ksatria.

Sedangkan tokoh Buto Ijo pada melambangkan simbol keangkaramurkaan yang harus dilawan oleh Gatotkaca.

"Jadi Brimob seperti Gatotkaca itu ksatria yang melawan keangkaramurkaan," jelasnya

Di sisi lain, kata dia, ulang tahun ke-74 Brimob merupakan sarana evaluasi untuk melaksanakan tugas pelayanan masyarakat.

"Kami butuh instropeksi, masukan dan koreksi, " tutur dia.

Ulang tahun ke-74, pihaknya dituntut lebih profesional dalam menjalankan tantangan tugas yang semakin komplek.

Ledakan di Medan merupakan satu di antara contoh tantangan bagi Brimob.

"Mudah-mudahan di Jawa Tengah bisa kondusif," jelasnya.

Wakapolda Jateng, Brigjen Ahmad Luthfi mengatakan ke depan Brimob sebagai power on hand kesatuan wilayah.

Power on hand ini merupakan kekuatan Polri yang harus selalu siap ditengah kegitan masyarakat.

"Brimob merupakan power hand dari kesatuan wilayah yang mempunyai kegiatan dalam eskalasi tinggi. Brimob akan selalu ada di depan," jelasnya.

Ia mengatakan pertunjukan seni pada HUT ke-74 Brimob mengangkat budaya lokal.

Hal tersebut telah ditumbuh kembangkan di beberapa daerah.

"Hal ini menunjukkan bahwa Brimob melakukan sesuatu hal secara bersama-sama," jelasnya. (Rahdyan Trijoko Pamungkas)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved