Wakapolda Jateng Ingin Brimob Sebagai Power on Hand Kesatuan Polri
Beragam suguhan atraksi kebudayaan meramaikan hari ulang tahun ke-74 Brimob di halaman Mako Brimob Srondol, Kota Semarang, Kamis (14/11/2019).
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Beragam suguhan atraksi kebudayaan meramaikan hari ulang tahun ke-74 Brimob di halaman Mako Brimob Srondol, Kota Semarang, Kamis (14/11/2019).
Pada pertunjukan tersebut juga ditampilkan lahirnya tokoh wayang Gatotkaca, dan Buto Ijo.
Dansat Brimob Polda Jateng, Kombes Tory Kristanto mengatakan HUT ke-74 Brimob sengaja menampilkan peragaan atraksi kebudayaan menunjukkan keberagaman Indonesia.
"Kemarin kita ketahui bersama Papua hampir mengalami gejolak. Kami ingin menunjukkan Papua merupakan bagian dari kita. Brimob ada untuk Indonesia, " ujarnya.
• Piala Dansat Brimob Cup Digelar, 32 Tim Jateng-DIY Bertanding
• Polres Bakal Minta Bantuan Brimob Amankan Pilkada dan Pilkades
Menurut dia, pagelaran seni terdapat penampilan Gatotkaca dan Buto Ijo.
Tokoh Gatotkaca merupakan melambangkan Brimob sebagai ksatria.
Sedangkan tokoh Buto Ijo pada melambangkan simbol keangkaramurkaan yang harus dilawan oleh Gatotkaca.
"Jadi Brimob seperti Gatotkaca itu ksatria yang melawan keangkaramurkaan," jelasnya
Di sisi lain, kata dia, ulang tahun ke-74 Brimob merupakan sarana evaluasi untuk melaksanakan tugas pelayanan masyarakat.
"Kami butuh instropeksi, masukan dan koreksi, " tutur dia.
Ulang tahun ke-74, pihaknya dituntut lebih profesional dalam menjalankan tantangan tugas yang semakin komplek.
Ledakan di Medan merupakan satu di antara contoh tantangan bagi Brimob.
"Mudah-mudahan di Jawa Tengah bisa kondusif," jelasnya.
Wakapolda Jateng, Brigjen Ahmad Luthfi mengatakan ke depan Brimob sebagai power on hand kesatuan wilayah.
Power on hand ini merupakan kekuatan Polri yang harus selalu siap ditengah kegitan masyarakat.
"Brimob merupakan power hand dari kesatuan wilayah yang mempunyai kegiatan dalam eskalasi tinggi. Brimob akan selalu ada di depan," jelasnya.
Ia mengatakan pertunjukan seni pada HUT ke-74 Brimob mengangkat budaya lokal.
Hal tersebut telah ditumbuh kembangkan di beberapa daerah.
"Hal ini menunjukkan bahwa Brimob melakukan sesuatu hal secara bersama-sama," jelasnya. (Rahdyan Trijoko Pamungkas)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/hut-brimob-semarang-1.jpg)