Pemkot Semarang Gandeng Gojek Pacu Ibu Rumah Tangga Turut Mendorong Ekonomi

Ibu rumah tangga akan dipacu untuk ikut serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Semarang.

Pemkot Semarang Gandeng Gojek Pacu Ibu Rumah Tangga Turut Mendorong Ekonomi
Shutterstock
Ilustrasi Gojek. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Ibu rumah tangga akan dipacu untuk ikut serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Semarang. Dalam hal ini, sebanyak 500 wanita penggerak PKK akan difasilitasi untuk bergabung dengan ekosistem GoFood.

Inisiasi itu menjadi sangat mungkin setelah Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Semarang menggandeng Gojek untuk memasarkan produk makanan para ibu rumah tangga. Kesepakatan kerja sama itu digelar di Balai Kota Semarang, Kamis (14/11).

Kepala DP3A Kota Semarang, Muhammad Khadik mengatakan, selama ini pihaknya rutin memberikan pelatihan kepada wanita untuk berwirausaha. "Bukan hanya pelatihan, kami juga mendampingi dan mencarikan solusi dari kendala-kendala mereka," katanya.

Ia menyebut, kendala utama selama ini adalah soal pemasaran. Para ibu rumah tangga mudah berproduksi, tetapi sulit memasarkan. Sehingga, pihaknya kemudian menggandeng Gojek untuk membantu pemasaran.

"Sebelumnya dari alumni-alumni kami sudah ada yang mengalami peningkatan omzet setelah bergabung dengan penyedia jasa transportasi online. Makanya kami pikir kenapa tidak semua bergabung saja?" ujarnya.

Adapun, Head of Regional Corporate Affairs Gojek, Arum K Prasodjo menuturkan, untuk tahap awal pihaknya memfasilitasi 500 UKM makanan yang digerakan ibu-ibu PKK.

"Namun, kerja sama ini tidak hanya berhenti di sini, selama tiga tahun ke depan alumni dari pelatihan wirausaha Dinas Pemberdayaan Perempuan akan kami fasilitasi untuk bergabung menjadi mitra GoFood," jelasnya.
Ia berujar, saat ini sudah ada 1.500 mitra GoFood yang merupakan kaum hawa. Menurut dia, para wanita itu bergabung dengan ekosistem dan menjadi penggerak ekonomi keluarga.

"Kami yakin dengan kemampuan para wanita, khususnya di Semarang, untuk bisa bergerak di bidang lini usaha kuliner bersama Go Food. Sehingga, peran mereka akan semakin nyata terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Semarang," tandasnya.

Arum mengungkapkan, para wanita dari tim penggerak PKK yang lulus pelatihan berwirausaha dari dinas akan langsung difasilitasi untuk bergabung dengan ekosistem GoFood.

"Bukan hanya GoFood, kami juga mengenalkan fitur terbaru kami, yakni GoBiz. Dalam fitur itu, pengguna akan mendapatkan saran untuk mengatur segala macam pernik usaha," paparnya.

Halaman
12
Penulis: rival al-manaf
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved