Ngopi Pagi

FOKUS : Kenapa Menolak Ahok?

SOSOK Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok selalu menuai kontroversi beberapa tahun terakhir. Nama Ahok mencuat setelah menjadi Gubernur DKI Jakarta

FOKUS : Kenapa Menolak Ahok?
tribunjateng/grafis/bram kusuma
ERWIN Ardiansyah wartawan Tribun Jateng 

Oleh Erwin ardian

Wartawan Tribun Jateng

SOSOK Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok selalu menuai kontroversi beberapa tahun terakhir. Nama Ahok mencuat setelah menjadi Gubernur DKI Jakarta menggantikan Joko Widodo (Jokowi) yang pada 2014 terpilih menjadi Presiden RI.

Di balik semua kontroversi yang muncul, prestasi Ahok sempat moncer dengan berbagai gebrakan baru di Jakarta. Yang paling menonjol adalah penerapan E-Budgeting.

Di masa Ahok lah sistem anggaran APBD Pemprov DKI Jakarta yang dibuat terbuka dan transparan. Publik bisa dengan mudah langsung melihat anggaran DKI Jakarta.

Soal Anggaran APBD Jakarta Bermasalah, Anies Singgung Era Ahok: Dulu Ada, Mau Ditunjukkin?

Kocak, Pria di Gunungpati Semarang Ini Motornya Raib di Pasar, Ternyata Tertukar saat Parkir

Habib Rizieq Mengaku Dicekal di Arab Saudi, Guntur Romli: Ibadah di Mekkah Aja, Ngapain Pulang?

Kisah Nenek Berusia 102 Tahun Asal Semarang, Masih Suka Makan Sambal dan Minum Air Es

Sistem itu terbukti manjur mengantisipasi penyelewengan anggaran yang selama ini sering terjadi. Sukses penggunaan E-Budgeting membuat Mendagri mewajibkan pemakaian sistem yang sama di semua provinsi.

Jika ada triliunan rupiah dana anggaran yang selamat dari korupsi hasil penerapan E-Budgeting, ada andil Ahok di sana.

Tak hanya brilian dalam mengelola anggaran, Ahok juga sukses membuat terobosan-terobosan baru dalam meningkatkan layanan untuk warga DKI. Dalam hal penataan wilayah, Ahok pun jagoan. Kompleks lokalisasi Kalijodo jadi bukti.

Namun, tak ada gading yang tak retak. Di balik kesuksesannya, nama Ahok tercoreng dalam kasus penistaan agama.

Akibat ucapannya sendiri, Ahok terbukti bersalah dalam kasus penistaan agama dan menjalani hukuman penjara. Tekanan massa yang sangat besar melalui demo berjilid-jilid membuat situasi gaduh. Satu kalimat yang dilontarkan Ahok, membuat situasi tak kondusif.

Halaman
12
Penulis: erwin adrian
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved