Kamis, 16 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Progres Proyek Terowongan Nanjung di Bandung, Kang Emil Sebut Mulai Difungsikan Januari 2020

Terowongan Nanjung di Curug Jompong Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat sudah dapat digunakan awal tahun depan.

Editor: deni setiawan
Humas Pemprov Jabar
Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil meninjau langsung progres pembangunan Terowongan Nanjung di Curug Jompong, Margaasih, Kabupaten Bandung, Sabtu (16/11/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, BANDUNG - Terowongan Nanjung di Curug Jompong Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat sudah dapat digunakan awal tahun depan.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyebut, terowongan tersebut sudah bisa digunakan pada Januari 2020.

Hal tersebut diutarakannya usai meninjau langsung pembangunan terowongan air kembar dengan panjang masing-masing 230 meter tersebut, Sabtu (16/11/2019).

"Insya Allah terowongan ini pertengahan Desember 2019 selesai dan efektif berfungsinya di awal 2020," kata Emil sapaan akrabnya sesuai keterangan rilis melalui Kompas.com, Minggu (17/11/2019).

Sekadar informasi, Terowongan Nanjung dibangun untuk mengatasi persoalan banjir akibat luapan air di Sungai Citarum.

Ke depan, Emil berharap masyarakat di Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum mulai menghindari kebiasaan membuang sampah ke sungai karena menjadi sumber masalah utama datangnya banjir.

"Jadi kami imbau kepada warga untuk turut membantu dengan mengubah perilakunya agar tidak membuang sampah sembarangan," kata Emil.

Emil menjelaskan, pembangunan Terowongan Nanjung tersebut merupakan satu dari 16 proyek yang dihadirkan untuk mewujudkan Program Citarum Harum pada 2024.

Adapun program itu sudah tertuang dalam Perpres Nomor 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Daerah Aliran Sungai Citarum.

"Sepanjang 2019, terdapat 16 proyek yang dibangun dengan skala kecil maupun besar."

"Mulai dari penyodetan, pengerukan, pembuatan kolam retensi, hingga proyek yang utamanya yakni pembangunan Terowongan Nanjung," terangnya.

Apabila seluruh proyek tersebut lancar, imbuh dia, ia menyebut sekitar 700 hektare wilayah langganan banjir akan terbebas dari genangan.

"Mohon doanya saja, nanti kami lihat di musim hujan Desember ini mudah-mudahan ada perubahan yang signifikan dalam mengurangi banjir," terangnya.

Emil menambahkan, Pemprov Jabar pada tahun ini sudah membebaskan lahan seluas 4,5 hektare di Kecamatan Andir, Bandung guna membuat kolam retensi tambahan.

"Kemudian ditambah dari Bupati Bandung 10 hektare di daerah hulunya untuk membuat kolam retensi yang lebih banyak karena Cieunteung (kolam resistensi) satu saja tidak cukup," papar Emil.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved