Putaran Terakhir Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis Jadi Ajang Pemungkas Berburu Tiket ke Final

Audisi umum beasiswa bukutangkis 2019 berlangsung mulai hari ini sampai Selasa (19/11/2019) di GOR Djarum Jati Kudus.

Putaran Terakhir Audisi Umum Beasiswa Bulutangkis Jadi Ajang Pemungkas Berburu Tiket ke Final
PB Djarum
Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin memberikan paparan. 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Audisi umum beasiswa bukutangkis 2019 berlangsung mulai hari ini sampai Selasa (19/11/2019) di GOR Djarum Jati Kudus.

Pada kesempatan ini, peserta yang dinyatakan tidak lolos pada audisi di empat kota sebelumnya mencoba peruntungan pada kesempatan ini.

Sebelumnya, audisi umum beasiswa bulu tangkis berlangsung di Bandung, Purwokerto, Surabaya, dan Solo Raya.

Di Kudus, merupakan penutup dari serangkaian audisi.

Kemudian bagi peserta yang akan lolos akan dinyatakan masuk ke dalam babak final audisi yang akan berlangsung di GOR Jati Kudus sejak Rabu sampai Jumat (20-22/11/2019).

"Atlet yang belum lolos di empat kota sebelumnya biasanya akan mendaftar lagi untuk berburu Super Tiket di audisi Kudus ini," kata Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, Minggu (17/11/2019).

Audisi umum 2019 fokus pada dua kelompok U-11 (di bawah usia 11 tahun) dan U-13 (di bawah usia 13 tahun), baik putra dan putri.

Dengan fokus pada dua kategori ini, PB Djarum berharap bisa secara maksimal mengasah bakat dan mental para atlet sejak dini.

"Kami berharap para pebulutangkis muda uanh berlaga di audisi Kudus dapat mebgerahkan kemampuan terbaiknya sehingga bisa melaju ke babak final," sambung Yoppy.

Untuk Audisi Umum Kudus, formasi Tim Pencari Bakat diketuai legenda bulutangkis Indonesia, Christian Hadinata.

Selain itu, terdapat nama-nama legenda dan pelatih PB Djarum, yakni Tan Joe Hok, Liem Swie King,

Kartono,Herjanto Saputra, Eddy Kurniawan, Lius Pongoh, Basri Yusuf, Richard Mainaky, Rionnny Mainaky, Aryono Miranat, Eddy Hartono, Fung Permadi, Antonius B Ariantho, Denny Kantono, Hariyanto Arbi, Yuni Kartika, Liliyana Natsir, Fran Kurniawan, Ronald Sanduan, dan Komala Dewi.

Manager Tim PB Djarum Fung Permadi menuturkan, dengan banyaknya peserta pada Audisi Umum Kudus tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Tim Pencari Bakat.

Keberagaman kota asal, karakter, dan skill permainan, yang dimiliki bibit-bibit pebulutangkis ini, menjadi fokus tersendiri untuk mengkurasi bibit-bibit terbaik dari yang terbaik.

"Dengan tingginya animo peserta di Audisi Kudus, Tim Pencari Bakat akan dituntut lebih jeli melihat bakat dan potensi para peserta Audisi Umum di Kudus. Sehingga kami berharap dapat menemukan bakat-bakat istimewa yang kelak bisa kami asah di PB Djarum dan menjadi juara masa depan bagi Indonesia," tutur Fung.(Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved