Breaking News:

Malaysia vs Indonesia : Garuda Ingin Menang di Kandang Macan

Timnas sepak bola Indonesia mengincar kemenangan saat bertemu Malaysia dalam lanjutan Pra Piala Dunia 2022

Editor: Catur waskito Edy
Media PSSI
Asisten pelatih timnas Indonesia, Yeyen Tumena, tampak memimpin latihan skuad Garuda di lapangan PKNS, Petaling Jaya, belum lama ini. 

TRIBUNJATENG.COM -- Timnas sepak bola Indonesia mengincar kemenangan saat bertemu Malaysia dalam lanjutan Pra Piala Dunia 2022 babak penyisihan Grup G di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (19/11) malam.

Asisten pelatih skuat Garuda, Yeyen Tumena mengatakan timnya dalam kondisi siap tempur meski belum mendapatkan angka dari empat pertandingan termasuk ketika dibekap Malaysia 2-3 di Jakarta, awal September lalu.

Setelah itu, Garuda dihajar lawan-lawannya: keok 0-3 saat menjamu Thailand (10/9), dicukur 0-5 di Uni Emirat Arab (10/10), serta menyerah 1-3 dari Vietnam di Stadion Utama Gelora Bung Karno (15/10).

Menurut Yeyen, Yanto Basna dan kawan-kawan sudah melupakan catatan buruk tersebut. Ia mengibaratkan, Garuda tengah mencari obat luka di kandang Macan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia macan berarti harimau. Kata terakhir merupakan julukan timnas Malaysia: Harimau Malaya.

“Kami melakukan banyak perbaikan agar tim bisa bangkit dari empat laga dengan hasil kurang maksimal. Laga ini menjadi momentum agar kami meraih kemenangan," tegas Yeyen, Senin (18/11).

Sebagai persiapan, Indonesia sengaja datang lebih awal ke Malaysia. Mereka tiba di Kuala Lumpur sejak 12 November 2019. Dua hari kemudian, Indonesia melakoni uji coba menghadapi PKNS U-21.

Hasilnya? Skuat Garuda menang dengan skor 3-0. Selain itu, Yeyen sudah memantau langsung permainan Malaysia.

Eks pemain timnas Indonesia primavera (1993-1994) itu menilai Malaysia sebagai tim yang solid. Pada laga terakhirnya di Pra Piala Dunia 2022, Malaysia menekuk Thailand 2-1.

“Dari hasil yang kami lihat di pertandingan yang di Jakarta dan pertandingan kemarin Malaysia melawan Thailand, mereka bermain dengan sangat simpel, bermain dengan sangat baik. Di dua pertandingan bahkan kalau kami lihat mereka bermain secara tim," ucap Yeyen.

“Buat kami siapapun pemain yang akan datang ke pertahanan kami itu adalah pemain yang berbahaya. Jadi kami tidak mengkhususkan harus menjaga siapa dan segala macam," sambung pelatih asal Padang, Sumatera Barat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved