Siswi SMAN 1 Wedung Demak Pamerkan Kecap Tinta Cumi dalam Program Kewirausahaan 2019
Siswi SMA Negeri 1 Wedung Demak pamerkan berbagai produk kuliner unggulan berbahan tengiri, makarel dan cumi-cumi.
Penulis: Moch Saifudin | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - SMA N 1 Wedung menggelar bazaar program kewirausahaan 2019 di Halaman Balai Desa Buko, Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak, Selasa (19/11/2019).
Terdapat 22 gerai produk usaha lokal dari siswa.
Waka Kurikulum SMAN 1 Wedung, Mulyati mengatakan, pihaknya merupakan satu penerima program kewirausahaan dari 204 sekolah seluruh Indonesia.
"SMAN 1 Wedung merupakan satu-satunya sekolah di Demak yang proposalnya disetujui oleh Dirjen Kemendikbud Pembinaan SMA," jelasnya.
Dia berupaya agar siswa siap berwirausaha.
Mengingat tidak banyak dari lulusan sekolah tersebut yang melanjutkan kuliah.
Para siswa sempat belajar produksi rumahan ikan laut, yaitu ikan asin, tongkol, belanak, udang, cumi.
"Setelah itu siswa diajak survei ke pasar kecamatan dan pasar kota. Di antaranya wilayah Kadilangu dan area Masjid Agung Demak yang terdapat banyak wisatawan datang," jelasnya.
• Video Wimnus Jateng Gelar Seminar Motivasi bertema Beasiswa dan Kewirausahaan di Era Milenial
• 500 Wirausahawan Muda Ikuti Seminar Kewirausahaan, Kemenpora: Kaum Muda dan Santri Kami Garap Serius
Dalam survei ke pasar tersebut, siswa diajak melihat produk jajanan dan UMKM di Demak yang belum ada.
Terutama yang berbahan khas lokal Kecamatan Wedung, yaitu ikan laut.
Seperti halnya tim kelas X IPS I yang diketuai Selviana Aji Saputri.
Ia dan timnya membuat produk Abon Tengiri dan Cubon (cumi abon) Makerel.
Ia menjelaskan, tengiri merupakan bahan yang mudah didapatkan di Wedung.
"Bahannya mudah. Cukup perlu tenaga saja membuatnya. Tadi sudah laku 20 untuk Cubon Makerel," jelasnya.
Satu kemasan Abon Tengiri Rp 12 ribu, dan satu Cubon Makerel Rp 8 ribu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bazar-kewirausahaan-sman-1-wedung-demak-1.jpg)