Puting Beliung Sragen: 3 Siswa SMKN 1 Miri Cedera Patah Tulang Seusai Tertimpa Bangunan Aula
Tiga siswa SMKN 1 Miri Sragen mengalami patah tulang pascatertimpa bangunan aula akibat puting beliung
Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Angin puting beliung merobohkan aula SMKN 1 Miri Sragen, Rabu (20/11/2019).
Kejadian sekitar pukul 14.30 WIB.
Aula itu berbentuk linmas tanpa dinding beton.
Ukuran aula sekitar 12x24 meter, terbuat dari kayu.
Bangunan tersebut roboh menimpa sejumlah siswa yang berteduh di bawahnya.
Tiga siswa mengalami patah tulang.
Mereka dilarikan ke RS Karima Utama Kartasura.
Ketiga siswa tersebut Bayu Samudra, Alfian Yudianto, dan Bagas Dwi.
Mereka jurusan teknik pengelasan SMKN 1 Miri Sragen.
Belasan siswa lainnya pun dievakuasi ke beberapa rumah sakit.
RSUD Sragen sebanyak 5 pasien, RS Yaksi 9 orang, dan RS Assalam 5 orang.
Wakil Bupati Sragen, Dedy Endriyatno, dirinya langsung mendatangi TKP.
"Kami mendapat informasi pukul 15.15 itu sudah hujan deras disertai angin kencang yang menimpa Miri dan sekitarnya ada SMK dan beberapa rumah warga," kata Dedy.
• Aula SMKN 1 Miri Sragen Ambruk Diterjang Angin saat Hujan Lebat, Jumeri Cek Korban dan Bangunan
• FOTO-FOTO Terkini Bangunan Aula SMK Negeri 1 Miri Sragen Roboh Diterjang Angin Puting Beliung
• Angin Puting Beliung Robohkan Bangunan SMKN 1 Miri Sragen, Sejumlah Siswa Tertimpa Material
Posisi aula berbatasan sawah.
Perihal pengobatan siswa, Dedy siap menanggung biaya tersebut.