Sabtu, 11 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Bupati Tegal Sarankan Mulai Tanam Bawang Putih Awal Agustus 2020 Saja

Bupati Tegal, Umi Azizah menyarankan petani memulai masa tanam bawang putih pada awal Agustus 2020 mendatang.

Penulis: Akhtur Gumilang | Editor: Daniel Ari Purnomo
istimewa
Bupati Tegal Umi Azizah (kanan) berdiskusi dengan Dirjen Holtikultura Kementerian Pertanian (Kementan), Prihasto Setyanto dalam acara Peningkatan Kapabilitas Tim Verifikasi Bawang Putih, Jum'at (22/11/2019) di Cafe Mamapi, Bojong. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Bupati Tegal, Umi Azizah menyarankan para petani Bawang Putih di Desa Tuwel, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, untuk memulai masa tanam bawang putih pada awal Agustus 2020 mendatang.

Hal itu diungkapkan Umi saat mendampingi Dirjen Holtikultura Kementerian Pertanian (Kementan), Prihasto Setyanto dalam acara Peningkatan Kapabilitas Tim Verifikasi Bawang Putih, Jum'at (22/11/2019) di Cafe Mamapi, Bojong.

Umi yang dulu merupakan petani bawang pun mengingatkan bahwa saat ini, Kabupaten Tegal dan sekitarnya tengah memasuki musim penghujan sehingga kurang cocok untuk mulai menanam bawang putih.

Dia tidak ingin nantinya hasil panen tidak sesuai target karena bibit membusuk jika memaksakan mulai menanam di musim penghujan ini.

"Kalau bisa ditanam mulai tahun depan saja. Di luar itu, butuh proses panjang untuk menyakinkan kembali petani menanam bawang putih, jika ada langkah positif saya akan menyambut baik," ujar Umi kepada tamu undangan.

Bupati Tegal Umi Azizah (kanan) berdiskusi dengan Dirjen Holtikultura Kementerian Pertanian (Kementan), Prihasto Setyanto dalam acara Peningkatan Kapabilitas Tim Verifikasi Bawang Putih, Jum'at (22/11/2019) di Cafe Mamapi, Bojong.
Bupati Tegal Umi Azizah (kanan) berdiskusi dengan Dirjen Holtikultura Kementerian Pertanian (Kementan), Prihasto Setyanto dalam acara Peningkatan Kapabilitas Tim Verifikasi Bawang Putih, Jum'at (22/11/2019) di Cafe Mamapi, Bojong. (istimewa)

Bupati Tegal Umi Azizah Dinobatkan sebagai Santri of The Year 2019 Kategori Bidang Kepemimpinan

Siswi SMAN 1 Wedung Demak Pamerkan Kecap Tinta Cumi dalam Program Kewirausahaan 2019

Viral Video Arie Gumilar Tolak Ahok Jadi Bos Pertamina, Hadirin Riuh Bersorak Tepuk Tangan

Sementara, Dirjen Holtikultura Kementan, Prihasto Setyanto menyebut, kini komoditi Bawang Putih dari Desa Tuwel sedang dalam tren positif.

Menurut dia, hal tersebut ditandai dengan hasil panen dan kualitas yang terus meningkat.

Maka dari itu, dia mengungkapkan bahwa bawang putih dari Desa Tuwel akan masuk program 100 hari Menteri Pertanian guna meningkatkan hasil panen.

"Bwang Putih Tuwel pernah berjaya di pasaran, kita akan bangkitkan komoditi ini setelah 30 tahun menghilang dari Tuwel," ungkap Prihasto.

Perihal program 100 hari Menteri Pertanian, pihaknya mengaku tidak akan memaksa jika memang keadaan dan iklim di lapangan saat ini tengah masuk musim penghujan.

Dia juga menambahkan, daya saing pasar bawang putih sekarang adalah dari segi ukuran, karena preferensi pasar memilih ukuran yang besar-besar.

Dengan teknologi pertanian yang semakin maju, pihaknya akan berusaha maksimal meningkatkan ukuran hasil panen.

"Ketika ukuran dan harga sudah bersaing, kita baru bisa bicara rasa. Ke depan, kami akan memfasilitasi acara festival bawang putih dan mengundang Kabupaten-kabupaten lainnya, sebagai sarana menunjukan bahwa rasa bawang putih lokal lebih mantap," pungkas Prihasto. (gum)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved