Pasutri Ditemukan Meninggal di Sungai Merawu Banjarnegara
Hingga mereka memastikan keduanya adalah pasangan suami istri yang tengah dicari-cari keluarga
Penulis: khoirul muzaki | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Teka-teki hilangnya pasangan suami istri, Mulyanto (66) dan Wastini (62), warga Desa Majatengah Rt 03 Rw 02 Kecamatan kalibening terkuak.
Warga sekitar sungai Merawu digegerkan dengan penemuan dua mayat di lokasi berbeda.
Hingga mereka memastikan keduanya adalah pasangan suami istri yang tengah dicari-cari keluarga.
Kepala BPBD Banjarnegara Arief Rahman mengatakan, pasangan suami istri itu pada
Kamis (21/11), sempat berkunjung ke tempat anaknya, Aris Sutrisno (49), warga Rt 2 Rw 2 Desa Petambakan untuk membantu menanam padi.
Keesokan harinya, Jumat (22/11), pasangan itu berangkat untuk menanam padi dari rumah pagi, pukul 05.00 WIB.
Aris kemudian menyusul orang tuanya itu di sawah pukul 12.00 WIB.
Aneh, ia tidak menemukan orang tuanya yang mestinya masih berada di sawah.
"Disusul oleh anaknya Aris tetapi yg korban tidak berada di sawah untuk menanam padi," katanya
Petugas dan warga kemudian bahu membahu mencari keberadaan pasangan yang hilang itu dengan menyusuri sungai Merawu.
Pencarian itu akhirnya menemui titik terang.
Sang suami, Mulyanto ditemukan tersangkut di tengah sungai Mrawu, Desa Petambakan dalam kondisi meninggal dunia.
Tim pun berlanjut mencari Wastini yang tak ditemukan di lokasi itu.
Mereka akhirnya menemukan keberadaan Wastini.
Wanita malang itu bernasib sama dengan suaminya.
Ia ditemukan meninggal di sungai Merawu, Desa Jenggawur Kecamatan Banjarmangu, sekitar 4 kilometer dari tempat kejadian.
Nahas, pasangan renta itu menjemput ajal bersama karena ganasnya sungai Merawu.
"Korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/evakuasi-korban-hanyut-di-sungai-merawu-banjarnegara.jpg)