Targetkan Penjualan 35 Unit di Sauto Expo 2019, Suzuki Hadirkan Banyak Promo Menarik
Adapun promo-promo tersebut di antaranya, pembelian kredit khusus di pameran Sauto Expo DP mulai Rp 0
Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Event Semarang Auto Expo (Sauto Expo) 2019 masih berlangsung di atrium Mal Ciputra Semarang.
Pameran yang berlangsung mulai 21 November - 2 Desember ini, diikuti oleh 8 pabrikan mobil satu di antaranya yaitu PT. Sejahtera Sunindo Trada, main dealer Suzuki dengan menargetkan 35 unit penjualan.
Branch Manager PT. Sejahtera Sunindo Trada, Moh Fatoni mengatakan, untuk bisa mencapai target yang ditentukan, pihaknya menghadirkan banyak promo menarik, mulai dari DP ringan, hadiah langsung, hadiah undian, dan lain-lain.
Adapun promo-promo tersebut di antaranya, pembelian kredit khusus di pameran Sauto Expo DP mulai Rp 0.
Jadi customer membeli mobil tidak usah menggunakan DP, cukup membayar dua kali angsuran saja.
Maksudnya adalah semisal customer mengambil program 30 kali angsuran dan sudah membayar dua kali angsuran di depan, sehingga nanti tersisa 28 kali lagi.
"Pada pameran kali ini, kami menargetkan minimal 35 unit terjual. Sedangkan sampai saat ini penjualan sudah mencapai 16 unit, kami berharap semoga bisa tercapai sesuai target sampai akhir pameran nanti," tutur Moh Fatoni, pada Tribunjateng.com, Jumat (29/11/2019).
Tidak hanya itu, lanjut Fatoni, promo lainnya selama pameran untuk pembelian semua all tipe kecuali Karimun Wagon R, mendapat hadiah langsung TV LED 40 inc.
Ada juga program undian hadiah baik regional atau pun nasional yaitu setiap pembelian Ertiga, berkesempatan mendapat undian berhadiah satu unit Suzuki Jimny periode Oktober-November 2019. Sedangkan untuk pembelian all tipe, customer mendapat kesempatan hadiah tour ke Jepang.
"Target penjualan kami sampai akhir tahun 3.600 untuk all unit, dengan penjualan yang masih mendominasi yaitu New Carry dan Ertiga. Adapun kontribusi New Carry yaitu 47 persen dan sisanya di unit pasanger," jelasnya.
Fatoni menyebut, dari target penjualan 3.600 unit sampai akhir tahun per September 2019 sudah tercapai 2.900 unit khusus area plat H dan K.
Sementara itu, dibandingkan tahun kemarin secara market memang mengalami penurunan sekitar 13 persen. Jadi hampir semua merek mengalami penurunan, dan mulai terasa sejak menjelang Pilpres namun paling terasa setelah lebaran.
"Terkait hadirnya merek baru terutama yang dari China, pengaruhnya pasti ada tapi tidak signifikan. Karena mereka memiliki segmen sendiri begitu juga dengan produk kami, jadi persaingan mulai jadi lebih ketat saja," tegasnya. (dta)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/foto-karyawan-terlihat-sedang-menjelaskan-kepada-pengunjung-tentang-produk-9.jpg)