Pedagang Enggan Masuk, Sarpras Pasar Peterongan Bagian Belakang Disebut Perlu Perbaikan
Pantauan Tribun Jateng, los Pasar Peterongan lantai dua hanya diisi oleh lima pedagang daging
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pasar Peterongan bagian belakang, tepatnya di lantai 2, hingga kini masih kosong.
Pantauan Tribun Jateng, los Pasar Peterongan lantai dua hanya diisi oleh lima pedagang daging.
Selebihnya, hanya ada keranjang-keranjang kosong milik para pedagang. Sementara, sejumlah pedagang masih menempati area pinggir jalan.
Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang sudah menertibkan kios para pedagang yang berada di pinggir jalan.
Pemkot juga meminta pedagang untuk berjualan di los-los yang masih kosong.
Seorang pedagang daging, Mun (58) mengatakan, lantai dua sejak dulu memang hanya diisi oleh beberapa pedagang daging saja.
Para pedagang yang lain masih enggan masuk.
"Yang bawah belum pada pindah. Kalau saya dari dulu disini," ucapnya.
Ia tak mengetahui secara pasti alasan para pedagang enggan masuk.
Pembersihan los di lantai dua sudah dilakukan oleh Dinas Perdagangan, namun mereka belum juga menempati los tersebut.
"Sudah dibersihkan sama dinas. Secara bangunan sebenarnya masih lumayan masih bisa untuk jualan, tapi sarana prasarananya itu yang memang harus diperbaiki," ujarnya.
Ia menilai sarana dan prasarana Pasar Peterongan lantai 2 masih sangat minim.
Selama ini, ia cukup kesulitan mendapatkan air.
Selain itu, pembuangan limbah juga sudah tidak berfungsi.
"Pembuangan limbahnya mampet. Selama ini saya juga selalu ngangsu ke bawah untuk mendapatkan air," paparnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pasar-peterongan-lantai-2-baru-ditemrabu-4122019.jpg)