PSIS Wajib Raih Poin dalam Laga Hadapi Persipura di Sidoarjo
PSIS Semarang bakal melakoni laga away terakhir di Liga 1 musim 2019 saat bertemu Persipura Jayapura, di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Rabu (4/12)
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: Catur waskito Edy
TRIBUNJATENG.COM, SIDOARJO -- PSIS Semarang bakal melakoni laga away terakhir di Liga 1 musim 2019 saat bertemu Persipura Jayapura, di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Rabu (4/12) ini.
Bagi PSIS, tambahan poin hasil dari pertandingan ini akan sangat berharga demi terhindar dari ancaman degradasi di akhir musim.
Pelatih PSIS Bambang Nurdiansyah menegaskan, dalam laga kontra Persipura PSIS masih membidik poin untuk memastikan diri aman dari degradasi. Pelatih yang akrab disapa Banur ini juga menyebut sudah menyiapkan strategi untuk menghadapi Boas Solossa dkk.
"Yang pasti kami sudah menghadapi Persipura, karena posisi kami belum aman berdasarkan peringkat, jadi kami berkonsentrasi untuk meraih poin. Pasti kami sudah menyiapkan skema melawan Persipura," kata Banur dalam jumpa pers sebelum laga, Rabu (3/12) kemarin.
Adapun saat ini, PSIS Semarang berada di urutan ke 14 dengan koleksi 37 poin, berselisih tujuh hingga delapan poin dengan tim yang menghuni zona degradasi saat ini. Banur meminta, para pemain tidak merasa terbebani dengan posisi PSIS di papan klasemen saat ini.
"Kami tidak berpikir siapa pesaing kami. Tapi sekarang kami harus fokus. Setiap penampilan harus menang harus poin," kata Banur.
Banur tak menampik, jika laga menghadapi Persipura bukan perkara mudah. Ia berharap, Hari Nur Yulianto dkk tidak meremehkan Persipura yang sedang mengalami periode buruk, lima laga beruntun tak pernah menang. Di sisi lain, PSIS menatap laga kontra Persipura dengan modal hattrick kemenangan beruntun.
Banur menyebut, Persipura sebagai salah satu tim papan atas wajib diwaspadai. Di sisi lain, dalam dua pertemuan PSIS dengan Persipura tahun ini yakni di babak grup Piala Presiden dan pertemuan pertama Liga 1, PSIS selalu kalah dari tim berjuluk Mutiara Hitam tersebut.
"Persipura tetap tim yang bagus. Buktinya mereka di atas (posisi di papan klasemen--Red)," kata Banur.
Adapun dalam laga menghadapi Persipura ini, dua pemain andalan Banur absen, yakni striker Claudir Marini Junior dan gelandang serang Septian David Maulana. Situasi ini bakal membuat PSIS kemungkinan besar akan turun dengan formasi era 2018, yang mengandalkan Komarodin, Bayu Nugroho, Bruno Silva, dan Hari Nur Yulianto di lini depan.
"Marini betisnya dihajar pemain PSM, sampai sekarang ada pembengkakan. David akumulasi (kartu kuning). Mudah-mudahan pengganti mereka bisa bermain dengan baik," tandas Banur.
Sementara itu, bek sayap PSIS, Frendi Saputra menegaskan, ia dan rekan setimnya siap meraih poin penuh dari kandang Persipura. "Kita semua tahu, Persipura tim kuat, tapi saya dan teman-teman bertekad, main di mana pun kami harus selalu siap meraih poin," katanya. (kps)
Persipura Fokus Benahi Mental
PERSIPURA Jayapura sedang dalam periode buruk, saat menjamu PSIS Semarang dalam lanjutan kompetisi Liga 1 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Rabu (4/12) sore ini. Skuat asuhan Jacksen F Thiago itu belum pernah menang dalam lima laga berturut-turut.
Situasi ini membuat pelatih Jacksen harus berpikir keras untuk membuat timnya tidak semakin terpuruk. Pascalaga away kontra Persija, Jacksen mengatakan, timnya fokus untuk membuat suasana hati para pemain kembali baik.
"Semua rencana yang kami buat sampai saat ini tidak ada kendala apa pun, pascalawan Persija kami membangun atmosfer di sekitar pemain yang bahagia, yang bisa membuat mereka menikmati pekerjaan dan tetap fokus," kata Jacksen dalam jumpa pers sebelum laga melawan PSIS, Selasa (3/12).
Dia berharap, laga kontra PSIS akan menjadi momentum bagi Persipura untuk kembali ke jalur kemenangan lagi. "Itulah harapan kami.
Sudah lima pertandingan kami belum bisa mendapatkan hasil yang baik. Jadi semoga besok kami bisa meraih hasil baik di tempat ini, di tempat yang netral untuk kami bisa mendapat hasil maksimal," imbuhnya.
Dari segi persiapan, pelatih berkebangsaan Brasil ini menambahkan, persiapan tim cukup bagus sebelum berjumpa PSIS. Waktu persiapan yang ada sebelum melawan PSIS dimanfaatkan untuk mengurangi frustasi para pemain, sebagai dampak dari hasil buruk dalam lima laga terakhir.
"Kami arahkan fokus latihan kami ke aspek psikologis," katanya.
Lebih lanjut, Jacksen mengatakan latihan taktik yang ia berikan juga dibuat lebih sederhana agar para pemain
bisa lebih enjoy dalam latihan, sehingga saat melawan PSIS, para pemain diharapkan bisa tampil lebih siap.
"Karena bagaimana pun, walaupun kami di posisi baik (di klasemen) saat ini, lima kali kekalahan itu bukan sebuah hasil yang pantas Persipura dapatkan," kata Jacksen.
Adapun mengenai strategi yang disiapkan menghadapi PSIS, Jacksen mengaku dirinya sudah mendapat informasi mengenai kekuatan dan kelemahan calon lawan. Informasi tersebut bakal ia sampaikan kepada para pemain.
"Yang jelas kami ingin kembalikan permainan pendek, agresif. Kemarin lawan Persija kami bisa menguasai pertandingan tapi kurang agresif," katanya. (arl)