Selasa, 7 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Bupati Tegal Minta PSSI Jaring Atlet Lokal Sepak Bola Berbakat

Bupati Tegal Umi Azizah meminta Asosiasi PSSI Kabupaten Tegal (Askab) untuk dapat menjaring atlet lokal sepak bola yang berbakat.

Penulis: Akhtur Gumilang | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
Bupati Tegal Umi Azizah saat ditanyai wartawan Tribunjateng.com, di kantor Setda Pemkab Tegal. 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Bupati Tegal Umi Azizah meminta Asosiasi PSSI Kabupaten Tegal (Askab) untuk dapat menjaring atlet lokal sepak bola yang berbakat.

Hal itu disampaikan Umi di Setda Pemkab Tegal saat di sela-sela agenda Jumat (6/12/2019) kepada Tribunjateng.com.

Menurut Umi, dengan adanya kompetisi lokal, Askab tentunya bisa melakukan seleksi terhadap para pemain persatuan sepak bola (PS) di tiap-tiap kecamatan.

Umi berharap, mereka dapat dibina dan direkrut untuk menguatkan tim Persatuan Sepak Bola Kabupaten Tegal (Persekat).

Menurut dia, hal tersebut merupakan bagian dan tugas PSSI untuk mencari bibit-bibit pemain yang berbakat dan handal.

148 Ribu Pohon Durian Produktif di Jateng, Awignam : Akan Kami Tambah Lagi

Menteri Agraria Sebut di Tahun 2019 Pemerintah Target Terbitkan 10 Juta Sertifikat Tanah

Soal Bentrok di Dekat Kantor PC NU Solo, Humas DSKS : Kami Tidak Tahu Duduk Perkara

Pernah Tersandung Kasus Korupsi, Eks Ketua DPRD Jateng Ini Percaya Diri Maju Pilkada Kendal

"Tidak hanya soal penyelenggaraan kompetisi antar klub sepakbolanya saja, tapi PSSI juga harus bisa menjaring atlit berbakat," ujar Umi.

Terkait Persekat, orang nomer satu di Kabupaten Tegal ini menuturkan bahwa anggaran untuk Persekat dalam APBD Kabupaten Tegal 2020 mengalami kenaikan.

Untuk tahun 2019 ini, dia mengakui, Persekat hanya mendapatkan alokasi anggaran Rp 100 juta.

"Sedangkan tahun depan akan bertambah menjadi Rp 500 juta.

Semoga Persekat bisa meningkatkan prestasinya di kancah nasional," ungkapnya.

Sementara, Pengurus Askab Tegal, Raditya Dwi Zanbika mengaku bakal melaksanakan keinginan dari Bupati Tegal.

Sejauh ini, Askab sudah menyusun program guna melakukan pembinaan terhadap para pemain sepakbola, mulai dari usia 10 hingga 22 tahun.

Kini, kata dia, Askab sedang menyelenggarakan Kompetisi Sepak Bola Divisi 1 dan 2 yang dibuka pada 24 November 2019 lalu.

"Itu merupakan salah satu upaya guna mencari bibit-bibit muda berbakat.

Kompetisi divisi 1 dan divisi 2 ini untuk memperebutkan Piala Bergilir Bupati Tegal," kata Radit.

Menurut Radit, bagi pemain terbaik di kompetisi itu akan diseleksi lagi untuk mengikuti jenjang pertandingan yang lebih tinggi.

Nantinya, Askab akan bekerjasama dengan Persekat.

Selain itu, Askab juga akan mengaktifkan kembali Pekan Olahraga Sepak Bola Desa.

"Nanti, namanya diganti menjadi Liga Desa.

Kita masih butuh anggaran lagi untuk liga itu," ucapnya. (Tribunjateng/gum).

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved