Jumat, 24 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Ketua Bantuan Hukum FPI Sugito: Yang Dimaksud Khilafah Itu Seperti Uni Eropa

Ketua Bantuan Hukum FPI, Sugito Atmo Pawiro mengatakan yang dimaksud khilafah oleh FPI adalah seperti negara eropa.

Penulis: Ardianti WS | Editor: abduh imanulhaq
YOUTUBE
Kuasa Hukum FPI Sugito: Yang Dimaksud Khilafah Itu Seperti Uni Eropa 

TRIBUNJATENG.COM- Ketua Bantuan Hukum FPI Sugito Atmo Pawiro mengatakan yang dimaksud khilafah oleh FPI adalah seperti negara eropa.

Hal itu, ia katakan saat menjadi narasumber di Rosi Kompas Tv, Kamis (5/12/19).

Ketua Bantuan Hukum FPI, Sugito Atmo Pawiro mengatakan proses mengurus SKT.

Ia mengaku bahwa saat itu ia diminta untuk membuat surat pernyataan setia pada NKRI dan Pancasila.

"Jadi begini, memang penyebutan khilafah islamiyah dan menerapkan islam secara kaffah memang ada di AD/ART, pada kita mengurus SKT ada kelengkapan-kelengkapan yang harus dipenuhi, diantaranya adalah statemen setia pada NKRI dan pancasila," ujar Sugito.

Sugito lalu menjelaskan terkait pengertian khilafah yang dimaksud oleh FPI yakni seperti negara Uni Eropa.

"Yang saya tahu dari FPI, misalnya khilafah islamiyah itu hanya seperti Uni Eropa, tidak pembatasan seperti paspor, adanya pertahanan bersama, adanya kerjasama, adanya mata uang bersama," ujar Sugito.

Sugito berharap agar khilafah islamiyah tidak dimaknai sebagai hal menakutkan.

"Jangan sampai terminologi khilafah islamiyah sesuatu yang menakutkan," ujarnya.

Sementara itu, Haikal Hassan selaku Ketua Persaudaraan Alumni 212 menyambut baik ajakan Megawati untuk berdialog.

"Ini adalah sesuatu yang positif, ini yang kita tunggu, selama ini nggak ada dialog, kami senang adanya ajakan dialog yang diucapkan oleh Bu Mega," ujar Haikal Hassan.

Haikal menegaskan bahwa khilafah islamiyah bagian dari ajaran islam.

Namun, bukan berarti khilagah igin memndirikan negara baru.

"Khilafah itu bagian dari ajaran islam, keinginan kita mendirikan agama baru, tidak ada keinginan mendirikan negara baru, tidak ada merubah pancasila, khilafah tidak ada urusannya dengan itu semua," ujarnya.

Haikal Hassan mengatakan pada akhir zaman nanti akan ada sebuah kepemimpinan yang membuat dunia adil.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved