Jika Berhasil Tundukkan Arema, PSIS Semarang Diklaim Terhindar dari Degradasi
PSIS Semarang membidik poin penuh kala menjamu Arema FC dalam lanjutan kompetisi Liga 1 2019 pekan ke 31 di Stadion Moch Soebroto, magelang, Minggu
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, MAGELANG - PSIS Semarang membidik poin penuh kala menjamu Arema FC dalam lanjutan kompetisi Liga 1 2019 pekan ke 31 di Stadion Moch Soebroto, magelang, Minggu (8/12/2019) besok.
Jika berhasil memenangkan pertandingan, perolehan poin PSIS Semarang di papan klasemen akan menjadi 40 poin.
Angka itu diklaim sudah cukup untuk menyelamatkan PSIS dari ancaman degradasi musim ini.
Pelatih PSIS Semarang, Bambang Nurdiansyah mengatakan timnya sudah siap menghadapi Arema FC pasca kekalahan dari Persipura Jayapura pada pertandingan sebelumnya.
• Tim Reaksi Cepat Tanggap Bencana Polres Kebumen Dilatih Selamatkan Korban dari Ketinggian
• Melaut Sendirian di Malam Jumat, Sulkan Ditemukan Meninggal di Perahu, Telinga Membiru
• Meski Sebut Lawan PSIS Sulit, Silvano Comvalius Optimis Arema FC Menang
• Pengurus Klenteng Kong Hwie Kiong Kebumen Senang Puluhan Polisi Bantu Bersihkan Tempat Ibadah
"Tentunya kami siapkan sttategi lawan Arema, karena pertandingan besok itu buat kami sangat-sangat penting.
Dan kebetukan kami main di home.
Tentu kami akan maksimalkan untuk meraih tiga poin," kata Banur, demikian sapaan akrab Bambang Nurdiansyah dalam sesi jumpa pers sebelum pertandingan, Sabtu (7/12) petang.
Adapun untuk pemain yang ditampilkan, Banur memastikan semua pemain Arema FC siap tempur.
Kecuali Claudir Marini Junior yang masih dibekap cedera betis.
"Secara kekuatan kami bisa tampil full team, tapi tanpa Marini yang tidak bisa tampil. Dia masih cedera," ungkap Banur.
Sementara itu, menghadapi Arema FC, Banur mengatakan timnya sudah mengantongi kekuatan Arema FC.
Berbekal pengalaman di pertemuan pertama, motor serangan Arema FC Makan Konate diakui Banur sebagai pemain yang paling diwaspadai.
Kemungkinan, Banur akan menginstruksi secara khusus Finky Pasamba untuk menghentikan setiap pergerakan Konate, seperti yang terjadi ketika PSIS bertamu di kandang Arema FC pada pertemuan pertama.
Saat itu, kedua tim bermain dengan skor akhir 1-1.
"Saya pikir Konate itu pemain yang berbahaya menurut saya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bambang-nurdiansyahjjj.jpg)