Ganjar Pranowo : Persoalan Datang, Ulama Jadi Solusi Pertama
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Wakil Gubernur Taj Yasin dan Ketua Umum MUI Jateng Dr KH Ahmad Darodji menyambut kedatangan Wakil Presiden
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama Wakil Gubernur Taj Yasin dan Ketua Umum MUI Jateng Dr KH Ahmad Darodji menyambut kedatangan Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma’ruf Amin, Jumat (13/12/2019).
KH Ma’ruf Amin hadir di Kota Semarang untuk membuka acara Musyawarah Bersama 5 Ormas Islam di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kompleks Kantor Gubernur Jateng.
Melaui sambutannya di Gedung Gradhika Bhakti Praja Kompleks Kantor Gubernur Jateng siang, Ganjar mengatakan, peran ulama sangatlah penting dalam menjaga keutuhan Negara Indonesia khusunya Jawa Tengah.
Menurutnya, para ulama menjadi tokoh sentral dan pertama dikala polemik datang.
Ulama lah yang bakal dimintakan solusi pertama atas segala permasalahan baik berupa sosial, politik maupun ideologi tak terkecuali ekomoni.
• Cuma Punya 3 Kursi di DPRD, Golkar Kota Semarang Tak Buka Penjaringan Pilwalkot 2020
• Kenapa Wapres Lebih Suka Pakai Sarung? Ini Jawaban Kocak KH Maruf Amin
• Spanduk Dukungan Untuk Gibran Ada di Tempat Terlarang, Satpol PP Kota Solo : Kami Tak Tebang Pilih
• 5 Ribu Pelajar Nahdlatul Ulama se Jateng Berkumpul di Kendal, Ini Pesan Kapolres
"Jateng setiap kali ada persoalan alim ulama selalu dimintai pendapat.
Pak yai Darodji "niki pripun" kita kumpulkan kita ajak ngobrol.
Biasanya keluar dengan lapang dada dan keluar dengan senyum.
Nasihat selesai, keputusan politik kita ambil," terangnya di depan ribuan peserta.
Katanya, rasa di dalam politik, sosial dan budaya senantiasa dikolaborasikan dulu.
Hal itu dimaksudkan agar metode mengambil keputusan tidak keliru.
Menurut Ganjar, ketiganya bertemu dalam bingkai kebhinnekaan hingga menghasilkan masukan dan mendorongnya dengan aspek lain, pendidikan maupun ekonomi.
"Baznas berkembang di Jateng.
Baznas menjadi solusi sangat cepat.
Ada yang melapor tidak bisa berobat direspon dengan cepat.
Ada rumah mau ambruk anggran berikan, CSR, Baznas maju.
Basnas kita dorong untuk kepentingan ekonomi ummat dengan cara memberikan pelatihan kemandirian dan sertifikasi," terang Ganjar.
Selain Baznas, ia juga siap mendorong dan mendukung Badan Wakaf Jateng agar lebih mengoptimalkan dana wakaf yang semestinya bisa didapatkan.
Ia percaya potensi-potensi yang ada di setiap ormas Islam akan bisa membangun Jawa Tengah lebih maju lagi, terutama dalam bidang ekonomi masyarakat.
"Kami percaya konsolidasi sumberdaya ini untuk mendorong (ekonomi ummat).
ujung-ujungnya kemaslahatan ummat," pungkasnya. (Sam)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/wakil-presiden-republik-indonesia-kh-maruf-amin-saat-me.jpg)