Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

BWF World Tour Finals 2019 Berakhir, Kabar Buruk Datang dari Pebulutangkis Malaysia

BWF World Tour Finals baru saja berakhir, Chan Peng Soon datang dengan berita yang cukup mengejutkan

Tayang:
Editor: muslimah
LARIZA OKY ADISTY/BOLASPORT.COM
Pasangan ganda campuran Malaysia, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying, berpose setelah menjalani laga semifinal Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (19/7/2019). 

Cerebral palsy merupakan gangguan yang memengaruhi gerakan dan tonus otot atau postur.

Menurut Mayo Clinic, gangguan ini bisa terjadi, karena adanya kerusakan pada otak yang belum matang saat perkembangan anak.

Paling sering terjadi sebelum kelahiran anak.

Penyakit ini bisa mengakibatkan seorang anak kehilangan keceriaannya.

Anak-anak dengan cerebral palsy menghadapi masalah terkait pergerakannya.

Secara umum, anak dengan cerebral palsy akan mengalami gangguan pergerakan terait refleks abnormal, floppiness (kelenturan) atau rigiditas (kekakuan) pada tungkai, badan postur abnormal, gerakan tak terkendali, berjalan tak stabil atau bahkan kombinasi dari semua itu.

Efeknya bervariasi.

Beberapa anak tak bisa berjalan sehingga mereka harus mendapatkan bantuan.

Beberapa orang dengan cerebral palsy memiliki kecerdasan normal, namun beberapa yang lain cacat intelektual, epilepsi, kebutaan atau tuli.

Gejala

Beberapa masalah gerakan dan koordinasi terkait cerebral palsy di antaranya:

  • Variasi dalam tonus otot (kontraksi otot) seperti kaku atau terlalu terkulai
  • Kurang keseimbangan dan koordinasi otot (ataksia)
  • Tremor atau gerakan tak sadar
  • Gerakan lambat dan menggeliat
  • Keterlambatan terkait ketrampilan motorik seperti mendorong duduk atau merangkak.
  • Menyukai satu sisi tubuh seperti meraih dengan satu tangan atau menyeret kaki sambil merangkak
  • Air liur berlebihan (memiliki masalah dalam menelan)
  • Sulit mengisap atau makan
  • Kesulitan berbicara
  • Kesulitan belajar
  • Kesulitan motorik halus seperti memakai kancing atau mengambil peralatan
  • Kejang

Gangguan otak penyebab cerebral palsy tak berubah seiring waktu karena gejala tak memburuk seiring bertambah usia.

Namun, saat usia bertambah, gejala bisa lebih jelas terlihat atau mungkin kurang terlihat.

Perlu dipahami, pemendekan otot dan kekakuan otot dapat memburuk jika tak ditangani secara serius.

Penyebab

Cerebral Palsy disebabkan kelainan perkembangan otak sebelum bayi lahir.

Beberapa faktor yang bisa menyebabkan cerebral palsy:

  • Mutasi gen
  • Infeksi ibu
  • Stroke janin
  • Pendarahan otak
  • Infeksi pada bayi
  • Cedera kepala traumatis
  • Kurangnya oksigen 

(Bolastylo.com)

Sumber: BolaStylo.com
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved