Pembunuhan Mahasiswi UIN: Benarkah Hamil 4 Bulan Sebelum Dibunuh Sang Pacar? Ini Penjelasan Polisi
Sungguh tragis kematian mahasiswi UIN Alauddin ini, Asmaul Husna (23). Mahasiswi semester akhir UIN Alauddin Makassar itu tewas
"Kasus pembunuhan mahasiswi UIN Alauddin yaitu karena dia (Asmaul Husna) hamil empat bulan," kata Yudhiawan Yubioaso saat hadiri Tani On Stage di kawasan Monumen Mandala.
Asmaul Husna, kata Yudhiawan, meminta pacarnya Ridhoyatul Khaer untuk bertanggungjawab.
Ridhoyatul yang panik mendengar permintaan Asmaul Husna pun nekat menghabisi nyawa mahasiswi semester akhir jurusan Akutansi itu.
"Dia (Asmaul Husna) minta pertanggungjawaban pacarnya, namun karena pacarnya (Ridhoyatul Khaer) ketakutan dia langsung melakukan pembunuhan," ujarnya.
Hal senada diungkapkan, Kapolsek Manggala Kompol Hasniati.
Dalam keterangannya, Asmaul Husna diduga tewas dibunuh karena hamil empat bulan.
"Iya diduga hamil empat bulan, kita masih mendalami," ucap Kompol Hasniati saat ditemui komplek Pankakukang Mas 2 Asindo, Makassar.
Asmaul Husna ditemukan tewas bersimbah darah di dalam kamar rumah yang ditinggali bersama dua rekannya, Satriani (25) dan Miftahul Nur (21), Sabtu kemarin.
Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Inilah yang Bikin Ridhoyatul Khaer Murka dan Bunuh Kekasihnya Asmaul Husna, Emosinya Memuncak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/tulisan-tangan-asmaul-husna-diunggah-salah-satu-sahabat-dekat-almarhumah.jpg)