Stikes Telogorejo

Kanker Serviks Mematikan?

Kenapa mematikan? Sebab kanker serviks terdeteksi setelah penderita mengalami tanda gejala dan terdiagnosis stadium akhir sehingga kemungkinan disembu

Kanker Serviks Mematikan?
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi kanker serviks 

Oleh Anis Ardiyanti

Dosen STIKES Telogorejo Semarang

KANKER serviks banyak diderita perempuan Indonesia. Bagi perempuan penyakit ini membahayakan, menakutkan, dan mematikan.

Kenapa mematikan? Sebab kanker serviks terdeteksi setelah penderita mengalami tanda gejala dan terdiagnosis stadium akhir sehingga kemungkinan disembuhkan sangat kecil. Inilah yang menjadi tantangan bagi petugas kesehatan sekarang ini.

Petugas kesehatan merupakan ujung tombak dari pelaksanaan program-program kesehatan pemerintah untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang tinggi, terutama petugas kesehatan di Puskesmas yang merupakan fasilitas kesehatan tingkat pertama yang dapat menjangkau masyarakat di wilayah kerjanya.

Upaya untuk mencapai derajat kesehatan yang tinggi di masyarakat, petugas kesehatan mempunyai peran untuk melakukan promotif dan preventif ke masyarakat salah satunya promosi kesehatan yang mencakup pencegahan dan pengendalian penyakit kanker serviks. 

Berdasarkan survei yang penulis lakukan akhir-akhir ini pada beberapa perempuan, informasi terkait penyakit kanker serviks sudah didapatkan di fasilitas kesehatan terdekat bahkan oleh kader maupun tokoh masyarakat setempat. Namun, kesadaran perempuan tentang bahaya kanker serviks masih rendah.

Hambatan yang terjadi yaitu adanya rasa takut, merasa malu hingga merasa tidak mempunyai gejala penyakit tersebut. Sebagai petugas kesehatan terutama perawat mempunyai peranan penting untuk meningkatkan kesadaran perempuan tentang bahaya kanker serviks.

Upaya yang perlu dilakukan yaitu melakukan promosi kesehatan dan melakukan tindak lanjut setelah dilakukan promosi kesehatan. Salah satu tindak lanjut yang dapat dilakukan oleh perawat yaitu memantau perkembangan sejauh mana peningkatan kesadarannya dilihat dari angka kunjungan ke fasilitas kesehatan terhadap screening.

Perawat dapat bekerja sama dengan kader, fasilitas kesehatan setempat hingga tokoh masyarakat. Perawat juga dapat membuat group yang beranggotakan perempuan usia subur guna membicarakan informasi terbaru tentang kanker serviks baik perkembangan kasusnya hingga pencegahan yang dapat dilakukan berdasarkan hasil penelitian. 

Harapannya setelah adanya promosi kesehatan dan adanya tindak lanjut dari perawat dapat meningkatkan kesadaran perempuan bahwa kanker serviks itu merupakan penyakit yang menakutkan, membahayakan dan mematikan bagi perempuan. Sebenarnya perempuan bisa mendapatkan informasi secara gratis  melalui internet maupun dapat berdiskusi dengan perempuan usia subur lainnya. (*)

Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved