Kamis, 16 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Dinilai Kuat, Wali Kota Semarang dan 3 Petahana Lain Tak Ikut Tes Pilkada di PDIP Jateng

4 petahana atau incumbent yang akan bertarung kembali di pemilihan kepala daerah di Jateng 2020 mendatang tidak ikut uji kepatutan dan kelayakan

Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/MAMDUKH ADI PRIYANTO
Ketua panitia pendaftaran bakal calon DPD PDIP Jateng, Abang Baginda saat memberikan keterangan 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - 4 petahana atau incumbent yang akan bertarung kembali di pemilihan kepala daerah di Jateng 2020 mendatang tidak ikut uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) di Kantor DPD PDIP Jateng.

Ketua Panitia Pendaftaran Bakal Calon DPD DPIP Jateng, Abang Baginda, menuturkan ada 4 petahana yang memang tidak mengikuti tahapan penjaringan tersebut.

Keempatnya yakni Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, Bupati Wonogiri, Joko Sutopo (Jekek), Bupati Grobogan, Sri Sumarni, dan Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi.

"Keempatnya merupakan calon tunggal bakal calon bupati/ wali kota.

Jadi memang tidak ada pendaftar lagi selain mereka.

Selain itu, mereka juga dinilai kuat," jelasnya.

BREAKING NEWS : Terios Tabrak Belakang Truk di Tol Pejagan-Pemalang Km 288, 3 Meninggal Dunia

UPDATE Kecelakaan di Tol Pejagan-Pemalang, Ini Identitas 3 Korban Meninggal Dunia

Ternyata Orang Terkaya Indonesia Sudah 35 Tahun Doyan Makan Tahu Pong di Warung Sederhana Ini

Longsor Gerus Tebing Jalan Nasional Desa Bandingan Sigaluh Banjarnegara

Sementara, untuk kandidat yang mendaftar bakal calon wakil bupati/ wali kota seluruhnya mengikuti.

Di sisi lain, Baginda menerangkan total ada 173 bakal calon yang mengikuti tes kelayakan dan kepatutan dari total 219 jumlah kandidat yang mendaftar baik di DPC masing-masing kabupaten/kota maupun di DPD Jateng.

Tes ini, kata dia, merupakan tahapan pertama setelah pendaftaran dan pengembalian berkas formulir.

"Setelah ini kami akan mengkerucutkan.

DPD memiliki kewenangan untuk mengkerucutkan kandidat, itu sudah sesuai aturan partai.

Ini dilakukan agar DPP tidak terlalu banyak menyeleksi kandidat," kata pria yang juga anggota DPRD Jateng ini.

Setelah ini, berkas akan diserahkan ke DPP untuk selanjutnya rekomendasi siapa yang layak menjadi calon kandidat akan dikeluarkan.

Hanya saja, untuk daerah yang bakal calon dari PDIP-nya kuat akan dikeluarkan terlebih dahulu, tidak mesti di last minute.

"Untuk calon yang sekiranya kuat, rekomendasi bisa dikeluarkan pada Januari 2020 besok," Baginda menambahkan.(mam)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved