Uji Kelayakan Gibran di PDIP Jateng Lebih Lama Dibanding Calon Lain, Ada Pembicaraan Menarik
Gibran Rakabuming Raka mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) bakal calon kepala daerah pada Pilkada 2020
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: m nur huda
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Gibran Rakabuming Raka mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) bakal calon kepala daerah pada Pilkada 2020, di Kantor DPD PDIP Jateng atau Panti Marhaen Kota Semarang, Sabtu (21/12/2019).
Gibran masuk ruangan untuk sesi wawancara dengan penguji dari PDIP Jateng sekira pukul 14.15 WIB dan baru keluar pada pukul 15.15 WIB.
Ketika ditanya apa saja yang ditanyakan saat mengikuti tes, putra sulung Presiden Jokowi itu menjawab normatif.
"Ditanya kenapa bergabung dengan PDIP, bagaimana kalau dapat rekomendasi, bagaimana kalau tidak, ya sudah itu saja," ucapnya.
Sesi tes wawancara Gibran termasuk lebih lama dibandingkan peserta atau bakal calon lain.
Menurutnya, pembicaraan dalam sesi wawancara dinilai menarik, sehingga betah berlama dalam ruangan tes.
"Pembicaraan menarik. Sharing ilmu juga. Yang namanya anak muda, kan, masih membutuhkan banyak ilmu," ujarnya.
Pengusaha kuliner itu melakukan sesi wawancara dengan penguji dari PDIP Jateng, yakni Andang Wahyu Triyanto (Ketua DPC PDIP Jepara) dan Bendahara DPD PDIP, Agustina Wilujeng Pramestuti.
Dia menegaskan, sebagai anak muda yang juga kader PDIP, sekaligus bakal calon wali kota, ingin membesarkan PDIP dengan cara gotong royong dengan semua elemen partai, baik struktur maupun kultur.
"Intinya saya siap mengabdi pada partai," tandasnya.
Sementara, penguji dari PDIP, Agustina Wilujeng menuturkan Gibran menjawab pertanyaan dengan lancar.
"Mas Gibran menjawab pertanyaan-pertanyaan dengan luar biasa. Dari pembicaraan tadi, saya juga ikut belajar dari Mas Gibran," imbuhnya.(mam)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/gibran-rakabuming-raka-saat-di-kantor-dpd-pdip-jateng-atau-panti-marhaen-kota-semarang.jpg)