Bupati Sragen Resmikan TPS 3R di Desa Jetak Kecamatan Sidoharjo
Bupati Sragen meresmikan TPS 3R Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Ngepos Mandiri Desa Jetak, Kecamatan Sidoharjo.
Penulis: Mahfira Putri Maulani | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, meresmikan Tempat Pengelolaan Sampah Reuse Reduce Recycle (TPS 3R) Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Ngepos Mandiri Desa Jetak, Kecamatan Sidoharjo.
TPS 3R ini berupa sebuah gedung berukuran 18 X 10 meter persegi yang di dalamnya terdapat mesin pencacah plastik dan mesin pencacah anorganik, termasuk mesin penyaring.
Bupati menyampaikan, terdapat dua jenis sampah yang harus dipisah, yakni sampah organik dan anorganik.
"Hari ini kita sepakat sampah sudah harus dipisah, kita harus mempersiapkan minimal dua tempat sampah. Organik dan anorganik kalau mau di pisah lagi sampah B3 sampah yang berbau, beracun dan berbahaya pisahkan sendiri seperti pecahan kaca, baterai bekas," terang Yuni.
Adanya dua mesin pengelola sampah organik dan anorganik di TPS 3R ini diharapkan bisa mengangkat derajat kesehatan warga Desa Jetak.
"Jika ini sudah berjalan dengan baik akan berdampak pada masyarakat yang lebih sehat," kata Yuni.
Selain itu, Desa Jetak juga akan lebih rapi, bersih, serta membuat masyarakat lebih sejahtera dengan adanya pemberdayaan ini.
Bupati juga meminta Desa Jetak untuk mengikuti lomba desa sehat, cerdas, dan sejahtera yang akan diselanggarakan tahun depan oleh Pemda Sragen.
"Hadiah utama Rp 1 miliar. Bagaimana agar bisa menang? ya kita harus melakukannya bersama-sama dengan guyub rukun dengan mulai dari rumah tangga dan jangan buang sampah sembarangan," terang dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sragen, Samsuri, mengatakan, penyelenggaraan TPS 3R ini adalah ide dari Kelurahan Jetak.
Dia menyampaikan, pembangunan TPS 3R ini dibiayai dari dana DAK oleh kementerian PU PR dalam program sanitasi yang diminta Bupati Sragen, dengan biaya Rp 479 juta.
"Bahwa pembangunan ini dilaksanakan swakelola oleh KSM Ngepos Mandiri sehingga seluruh kegiatan dilakukan oleh Ngepos Mandiri," kata Samsuri.
Sampah organik yang nantinya masuk TPS 3R ini akan diolah menjadi pupuk, pengomposan pupuk.
Sementara, sampah anorganik seperti sampah plastik akan dipecah menjadi biji plastik.
Sehingga nanti seluruh sampah yang diproduksi di TPS ini sudah bisa dijual sehingga sampah dapat bernilai ekonomis bagi masyarakat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/tinjau-tps-3r.jpg)