Rabu, 8 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Lukaku dan Pjanic Melawan Rasisme Pertandingan Sepak Bola, Terutama di Serie A

Lukaku dan Pjanic Melawan Rasisme dalam Sepak Bola, Terutama di Serie A Liga Italia.

TWITTER.COM/SKYSPORTSNEWS
Lukaku dan Pjanic Melawan Rasisme dalam Sepak Bola, Terutama di Serie A 

Lukaku dan Pjanic Melawan Rasisme dalam Sepak Bola, Terutama di Serie A

TRIBUNJATENG.COM - Striker Inter Milan, Romelu Lukaku dan gelandang Juventus Miralem Pjanic percaya bahwa para pemain sepakbola memiliki kekuatan untuk memerangi rasisme.

Hal itu disampaikan oleh Lukaku dan Pjanic saat berada di Dubai untuk dlam acara Globe Soccer Awards.

Berbagai isu dibahas dalam acara tersebut, termasuk bagaimana mengatasi rasisme.

Terlebih di Serie A yang beberapa musim ini kencang diterpa masalah rasisme.

“Pemain memiliki kekuatan besar, kami harus memanfaatkannya untuk mengirim pesan positif."

"Contohnya adalah Mario Balotelli di Verona ketika dia menginjakkan kakinya, dan dia mendapatkan semua dukungan saya," kata Lukaku dikutip dari Football Italia.

“Kita semua harus berkomitmen pada perubahan yang sangat diperlukan."

"Peraturan di Inggris (Liga Inggris) harus diikuti, karena ada aturan yang sangat ketat di sana."

"Bagaimanapun, penting untuk membuat orang mengerti bahwa sepakbola itu menyenangkan," imbuhnya.

Senada dengan Lukaku, Pjanic menyebut para pemain harus berani bersuara di luar lapangan untuk melawan rasisme.

“Sangat menyakitkan saya untuk melihat adegan-adegan tertentu dan saya jujur."

"Jika saya melihat seorang teman dalam kesulitan, saya yakin bahwa kita semua harus membantunya."

“Saya berasal dari Bosnia, negara yang telah menderita."

"Keluarga saya melarikan diri ke Luksemburg, dan kami tidak akan pernah berhenti berterima kasih kepada mereka,” kata Pjanic.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved