Selasa, 12 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pasca Banjir Bandang, Lumpur Setebal 60 Sentimeter Masih Rendam Rumah Warga Tunjungrejo Pati

Satu hari setelah peristiwa banjir bandang di Desa Tunjungrejo, Kecamatan Margoyoso, warga setempat masih bergotong-royong membersihkan permukiman

Tayang:
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/MAZKA HAUZAN NAUFAL
Pasca banjir bandang, warga Desa Tunjungrejo, Kecamatan Margoyoso, Kabupaten Pati membersihkan timbunan lumpur, Senin (6/1/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Satu hari setelah peristiwa banjir bandang di Desa Tunjungrejo, Kecamatan Margoyoso, warga setempat masih bergotong-royong membersihkan permukiman dari timbunan lumpur, Senin (6/1/2020).

Sejak pagi tadi, masyarakat setempat juga sudah membuat dapur umum darurat untuk memenuhi kebutuhan logistik warga yang bergotong royong.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, hujan deras yang mengguyur daerah lereng Pegunungan Muria dan sekitarnya, Minggu (5/1/2020) siang hingga sore menyebabkan wilayah Desa Tunjungrejo dan sekitarnya mendapat kiriman air bah.

Bahkan, kiriman air bah ini mengakibatkan tanggul sungai setinggi lima meter dan selebar delapan meter jebol.

Ali Purnomo, Warga Desa Tunjungrejo RT 2 RW 7, mengatakan, sejak air mulai surut kemarin sore, dengan peralatan seadanya, warga langsung bekerja sama membersihkan permukiman dari lumpur yang menumpuk.

Purnomo Berharap PDI Perjuangan Segera Turunkan Rekomendasi Pilwakot Solo 2020

Manuver PKS Jelang Pilwalkot Semarang 2020, Joko Santoso : Kangen-kangenan Pernah Koalisi di Pilpres

Pemkab Karanganyar Siapkan Rp 2,5 Miliar untuk Penanganan dan Penanggulangan Bencana

Ormas Ini Tak Terima Nama Lapangan Pancasila Salatiga Diubah

"Ketebalan lumpur di dalam rumah kira-kira 20 sentimeter.

Kalau di luar bisa sampai 60 sentimeter," ucapnya.

Ali memperkirakan, proses pembersihan baru akan tuntas dua hari mendatang.

Saat ini, sudah ada beberapa alat berat dari Pemkab Pati dan Polres Pati yang membantu proses pembersihan.

Sementara, Staf Kasi Pemerintahan Desa Tunjungrejo Suwarjo menyebut, sejak kemarin, warga telah dibantu berbagai pihak, di antaranya BPBD, TNI-Polri, Karang Taruna, dan berbagai lembaga sosial.

Selain bantuan tenaga pembersihan, warga juga mendapat bantuan logistik dalam bentuk mie instan, minyak goreng, sarden, dan sebagainya.

"Saat ini yang masih dibutuhkan warga ialah peralatan untuk bersih-bersih, misalnya sekop dan alat pel," ujar dia.

Ia menyebut, sekira 175-200 rumah di Desa Tunjungrejo terdampak peristiwa air bah ini.

Bahkan, dua rumah sampai rusak.

Selain itu area persawahan warga seluas 50 hektare juga tergenang air. (Mazka Hauzan Naufal)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved