Jumat, 8 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pemkab Karanganyar Siapkan Rp 2,5 Miliar untuk Penanganan dan Penanggulangan Bencana

Guna penanganan dan penanggulangan bencana di wilayah Kabupaten Karanganyar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menganggarkan dana tak terduga sebesar

Tayang:
Penulis: Agus Iswadi | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
Apel Kesiapsiagaan Bencana Alam di Lapangan Desa Kemuning Kecamatan Ngargoyoso Karanganyar, Senin (6/1/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Guna penanganan dan penanggulangan bencana di wilayah Kabupaten Karanganyar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menganggarkan dana tak terduga sebesar Rp 2,5 miliar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengungkapkan, dana tak terduga sebesar Rp 2,5 miliar tersebut jarang sekali terpakai.

Pasalnya di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar sudah ada dana tanggap darurat.

"Dana tak terduga peruntukannya tidak untuk sesuatu yang permanen, tapi mengatasi kedaruratan supaya aktivitas masyarakat jalan.

Sewaktu-waktu dibutuhkan," katanya kepada Tribunjateng.com, Senin (6/1/2020).

Balap Liar dan Wheelie Terobos Lampu Merah, Penabrak Enggar Adibroto Belum Ditetapkan Tersangka

Isuzu MU-X Tempuh 4.844 Kilometer Cuma Butuh 277 Liter Bahan Bakar

Market Share SUV Keluaran Isuzu Terus Meningkat di Tengah Lesunya Pasar Otomotif Nasional

Harga Cabai dan Bawang di Kota Semarang Mengalami Kenaikan di Awal Tahun 2020

Dikatakannya dana tak terduga pernah digunakan saat terjadi konflik di Wamena Papua.

Beberapa warga Karanganyar yang merantau, pulang ke kampung halaman.

"Sebagai stimulan, kami bantu untuk menopang (hidup sementara di Karanganyar)," ujarnya.

Selanjutnya, Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Karanganyar, Bambang Djatmiko menyampaikan, guna mengantisipasi terjadinya bencana, pihaknya mendirikan posko pantauan di empat kecamatan.

Disamping posko induk di Kantor BPBD Karanganyar.

Posko pantau tanah longsor berada di Kecamatan Ngargoyoso, Matesih, Jatiyoso.

Sedangkan untuk posko pantau banjir berada di Kecamatan Kebakkramat.

"Sudah saya sampaikan, tidak hanya melaporkan tapi juga memantau daerah rawan," ungkap Bambang. (Ais).

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved