Viral Driver Semarang Omeli Bule, Kronologi hingga Pembuatan Video saat Perjalanan dari Karimunjawa
Video driver omeli bule beredar hingga viral. Dalam video berdurasi 55 detik, tampak pengemudi melontarkan kata-kata kasar menggunakan bahasa Jawa
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: m nur huda
"Di situ memang jatuhnya saya misuh-misuh (mengumpat-umpat), nggremeng (ngedumel) dengan bule.
Orang melihat seperti tidak etis.
Tapi di satu sisi bule itu sudah tahu kalau kegiatanku sebagai influencer.
Mereka bertanya, 'kamu influencer? sebagai apa?' Aku jawab sebagai komedian, tapi berbicara soal keresahan.
Terus mereka 'coba yuk!'
Aku jawab, 'kalian ngomong menggunakan bahasa Inggris atau campur-campur, kamu pakai bahasa Vietnam terus aku ngomong pakai bahasa Jawa.
Itu spontan karena satu kali tag bareng mereka," papar pria yang mengaku tinggal di Gajahmungkur Semarang itu.
Tak Peduli Tanggapan Warganet
Terkait videonya yang tengah viral itu, Bagas mengaku tidak peduli dengan komentar dari warganet.
Ia mengaku dirinya memang senang melawak.
"Mau viral atau tidak, bodo amat, karena saya di kehidupan nyata suka nglawak.
Saya buat apa yang ingin saya buat. Saya siap menanggung risiko dari video yang saya buat, yang penting tidak mengandung unsur Sara," jelas pria yang mengaku asli Sumatra Barat itu.
Disebutkan, konten video di feed instagramnya tersebut memang sudah menjadi hobinya sejak tahun 2016 silam.
Ia pun ngaku sempat berhenti membuat konten selama kurang lebih satu tahun.
"Sejak tahun 2016 saya buat-buat video terus malah dapat pacar, saya tidak boleh buat video lagi karena video saya, kan, sarkas semua.
Tahun 2018 kembali membuat video tapi tidak dapat pesonanya, akhirnya punya keresahan baru setelah Ani Yudhoyono meninggal dunia," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/screenshot-video-viral-driver-omeli-bule-bpratamasaputraa.jpg)