Senin, 18 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pernah Digigit King Cobra Garaga, Panji Petualang Tak Mau Buang Bisa Ular Peliharaannya

Panji Petualang tak ingin buang bisa Garaga ular peliharaannya meski pernah menggigitnya.

Tayang:
Penulis: non | Editor: abduh imanulhaq
Instagram @panjipetualang_real
Panji Petualang tak ingin buang bisa Garaga ular peliharaannya meski pernah menggigitnya. 

TRIBUNJATENG.COM - Panji Petualang tak ingin buang bisa Garaga ular peliharaannya meski pernah menggigitnya.

Hal itu dia ungkapkan saat diundang di acara Brownis Trans TV, Rabu (8/1/2019).

Saat ditanya mengenai King Cobra peliharaannya, Panji mengaku belum lama ini Garaga pernah menggigitnya.

"Ini digigit kemarin pas tahun baru," katanya menunjukkan bekas luka gigitan Garaga.

Unggah Foto Sinetron Lamanya, Tamara Blezynski Ungkap Kapan Akan Kembali Berakting

Ketemu Gading Marten di London, Juria Hartmans Mau Tinggal di Indonesia?

Viral Model Berjilbab Halima Aden Jadi Cover Majalah Essence, Ini Foto-fotonya

Lakukan Operasi Cangkok Kulit Saat Kecil, Wajah Crystal Ditumbuhi Rambut Pubis

Panji menjelaskan hal itu terjadi karen kondisi fisiknya yang kelelahan.

Saat itu dirinya tengah ingin mengecek keadaan Garaga.

Ketika akan memeriksa tak disangka Garaga menyerang Panji saaat akan membersihkan kandangnya.

"Alhamdulillahlah masih, ketolong Tuhan. Masih aman," ucapnya.

Kronologi tentang gigitan Garaga dikatakan Panji Petualang melalui vlognya.

Dikutip dari Tribun Jabar, setelah digigit ular king kobra peliharaannya itu,

Panji Petualngan duduk termangu bersandar ke dinding depan kandang Garaga.

Kulit jarinya sampai sobek karena terkena gigitan ular king kobra.

Panji memang dalam kedaan kondisi tubuh yang lelah saat sedang memeriksa ular king kobra.

Saat subuh atau di pagi buta, Panji Petualang bersama seseorang dari timnya, Yoga.

Mereka masih mengurus hewan peliharaan.

"Jadi kejadiannya tak diinginkan, tadi aku ngegergaji kandang igunana karena dipake kandang anak biawak, sama Yoga berdua.

Kita capek banget karena emang banyak banget kegiatan kemarin itu sampai tadi subuh Panji masih otak-atik ular sama Yoga berdua," kata Panji Petualang.

Setelah itu, ia kemudian menuju rumahnya yang satu lagi.

Rumah itu memang digunakan menjadi tempat untuk menyimpan kandang-kandang karantina dari hewan peliharaannya.

Menanggapi pertanyaan host Ayu, Wendy dan Ruben Onsu tentang gigitan ular.

Panji menyarankan metode imobilisasi apabila seseorang digit ular.

Mengenai bisa yang dimiliki ular peliharaannya tersebut, Panji mengaku tak ingin mengeluarkannya.

Menurutnya mengakuarkan bisa ular dan memotong taringnya adala tindakan yang keji.

"Karena pada dasarnya mereka punya bisa itu buat makan dan melindungi diri."

Panji menambahkan memomtong taring ular akan sama saja dengan memotong gigi pada manusia.

Layaknya manusia, ular akan menderita karena hal itu.

"Dia gak akan mau makan, akhirnya stres dan mati," jelas Panji.

Dalam kesempatan tersebut Panji juga menyinggung tetang ular yang digunakan untuk kepentingan entertainment.

Contohnya ular buas yang dijinakkan secara paksa dengan cara diisolasi.

"Itu keji dan gak boleh, karena kalo isolasi dibuka itu akan kebawa dan akhirnya luka ularnya."

Saat ditanya mengenai atraksi hiburan yang dilakukan dengan ular.

Panji menjawab hal itu tidak berbahawa apabila dilakukan dengan pengawasan ahli.

"Kalau memang ada ahli yang mengawasi dan ularnya yang digunakan semacam phyton, itu aman-aman aja gak masalah."

(tribunjateng/non)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE

Viral di Medsos Video Pembantu ART Ikat Kaki dan Tangan Serta Aniaya Anak Majikan, Ini Alasan NV

Sandiwara Zuraida Istri Hakim Jamaluddin: Otak Pembunuhan, Air Mata Palsu dan Pakai Aplikasi Canggih

Viral Kecelakaan Truk Tabrak Anak Jalanan, Netizen Bully Akun Facebook Diduga Teman Korban

2 ABG Disekap Jadi Korban Perdagangan Manusia, Dijual Layani Tamu Bar di Batam

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved