Minggu, 31 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Mahasiswa USM Ini Ajak Masyarakat Awasi Penyebaran TBC

Mahasiswa Program Studi Ilmu komunikasi Universitas Semarang (USM) menggelar kegiatan kampanye di kelurahan Pandean Lamper Kecematan Gayamsari

Tayang:
Penulis: Vina Rizki Ariani | Editor: m nur huda
ISTIMEWA
Suasana kegiatan kampaye Upaya Penyakit TBC oleh dokter Ratna Astuti di jalan Pandean Lamper, Kecematan Gayamsari, Semarang. Minggu (12/1/2020) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Mahasiswa Program Studi Ilmu komunikasi Universitas Semarang (USM) menggelar kegiatan kampanye di kelurahan Pandean Lamper Kecematan Gayamsari, Semarang. Minggu (12/1/2020).

Dalam rangka kegiatan kampaye merupakan tugas mata kuliah komunikasi gender.

Kampanye tersebut mengusung tema upaya pencegahan tubercolosis untuk ibu dan anak.

Saat ini, Indonesia menduduki peringkat kedua sebagai negara dengan penderita tuberkulosis terbanyak.

TBC menjadi infeksi penyebab kematian nomor satu di Indonesia.

Sayangnya, masih banyak yang tidak menyadari atau bahkan tidak tahu tentang risiko TBC.

"Dari data yang diperoleh khususnya Semarang, di Puskesmas Kecamatan Gayamsari tercatat ada 37 kasus penderita TBC," ungkap Andi selaku panitia.

Menurut Andi, sosisalisasi ini dibentuk untuk mengenalkan apa itu TBC, penyebabnya dangejalanya seperti apa dan upaya pencegahan.

“Bentuk kegiatan yang telah dilaksanakan adalah sosialisasi bersama seluruh peserta, baik dari ibu PKK, anak-anak dan mahasiswa ilmu komunikasi universitas semarang, dengan pembicara yaitu Dr Ratnastuti yang menjelaskan tentang tubercolosis (TBC),” ujar Andi Purnomo.

Ia menambahkan, untuk target kami cenderung ke ibu-ibu dan anak-anak yang lebih banyak menderita TBC meskipun ada yang pria juga.

Ada sekitar 20 orang peserta hadir dan meramaikan acara kampanye ini, acara ini pun berlangsung dengan lancar.

“Kampanye ini berjalan dengan lancar dan juga diharapkan dapat memberikan edukasi serta manfaat kepada seluruh pihak yang terlibat,” katanya Andi.

Peserta kegiatan, Yuli mengatakan bahwa dirinya tidak menyesal dan senang karena mendapat ilmu sekaligus mengetahui apa itu TBC.

“Saya sangat senang karena acaranya bermanfaat, mendidik, dan tentunya mengajarkan kepada kami semua tentang tubercolosis (TBC), saya sangat senang dengan acara-acara seperti ini,” ungkap Yuli (38).

Harapannya, untuk kegiatan ini dapat menjadi media pembelajaran bagi mahasiswa untuk sosialisasi ke masyarakat.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Tags
USM
TBC
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved