Meski Libur, Brigadir Sujadi Tetap Ikut Bantu Warga Lakukan Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk
Ada hal yang perlu diwaspadai saat musim hujan seperti sekarang ini. Masyarkat harus lebih peduli terhadap lingkungan untuk mencegah mewabahnya
TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Ada hal yang perlu diwaspadai saat musim hujan seperti sekarang ini.
Masyarkat harus lebih peduli terhadap lingkungan untuk mencegah mewabahnya penyebaran nyamuk Aedes Aegypti.
Aedes Aegypti merupakan jenis nyamuk yang dapat membawa virus dengue penyebab penyakit demam berdarah.
• Mbak You Beberkan Rahasia di Balik Peci Teddy: Kalau Dilepas Auranya Lain
• Fakta Baru Kematian Lina: Makanan Terakhir Diduga Jadi Penyebab Kematian Lina dan Sempat Masuk IGD
• Adipati Djajadiningrat Kerajaan Agung Sejagat: Bangun Keraton Agung tak Perlu Izin Indonesia
• Iran Serang Bertubi-tubi Pangkalan Militer Amerika, 6 Jam Ratusan Tentara Denmark Sembunyi di Bunker
Bhabinkamtibmas Polsek Kuwarsan Brigadir Sujadi bersama dengan warga sekitar melakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk atau PSN di Desa Gumawang kecamatan Kuwarsan.
Menggunakan alat kerja berupa sabit, sapu lidi, hingga cangkul, Bhabinkamtibmas melakukan pembersihan sebuah pekarangan yang disinyalir berkembangnya nyamuk penyebab penyakit demam berdarah, Minggu (12/1).
Meski seharusnya ia libur tugas, namun karena sudah menjadi tuntutan tugas Bhabinkamtibmas, ia harus melakukan kegiatan PSN.
Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan saat dikonfirmasi melalui Kasubbag Humas Polres Kebumen Iptu Tugiman, menyambut baik apa yang dilakukan Brigadir Sujadi bersama warga.
"Menanggapi laporan kegiatan Bhabinkamtibmas Polsek Kuwarsan, kami sangat mengapresiasi.
Kita harus waspada terhadap bahaya nyamuk penyebab penyakit demam berdarah," kata Iptu Tugiman.
Pada kesempatan itu, Brigadir Sujadi bersama warga masyarkat melakukan gerakan 3M Plus.
Menguras/membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es dan lain-lain.
Selanjutnya menutup rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air, dan lain sebagainya untuk mencegah nyamuk bersarang dan berkembang biak.
Memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk yang menularkan demam berdarah.
Hal ini untuk mempersempit ruang gerak nyamuk berkembang biak.
Selanjutnya Plus yang dimaksud adalah mengimbau masyarkat untuk menaburkan bubuk larvasida (lebih dikenal dengan bubuk abate) pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan, serta menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bhabinkamtibmas-polsek-kuwarsan-brigadir-sujadi-bersama-dengan-warga.jpg)