Selasa, 19 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Tagar Risma Trending Twitter, Netizen Salahkan Anies Soal Banjir Surabaya

Tagar Risma menjadi trending twitter pagi ini, Kamis (816/1/20). Sebanyak 15,1 ribu menuliskan cuitan tentang Risma, banjir Jakarta dan banjir Suraba

Tayang:
Penulis: Ardianti WS | Editor: abduh imanulhaq
YOUTUBE
Tagar Risma Trending Twitter, Netizen Salahkan Anies Soal Banjir Surabaya 

Khusus yang di kawasan Mayjen Sungkono yang salah satunya menyebabkan parkiran di Darmo Park terendam, setelah dicek, pihaknya mendapati bahwa pengelola ruko terlambat membuka pintu air.

"Yang arah ke Selatan sehingga air akhirnya meluap," ungkap Eddy.

Setelah dibuka, air pun berangsur surut.

Hujan diketahui, mengguyur Surabaya sejak sore hari sekitar pukul 4 sore.

Akibat hujan deras itu, sejumlah kawasan dilaporkan tergenang.

Selain air yang diketahui menggenang, keadaan tersebut juga memicu kemacetan lalu lintas di Surabaya.

Hingga 1 meter

Sejumlah jalan protokol di kawasan barat Surabaya, Jawa Timur, terendam banjir, Rabu (15/1/2020), setelah hujan deras turun pada sore hingga malam hari.

Pantauan Kompas.com, sejumlah jalan protokol yang terendam banjir berada di Jalan Mayjen Sungkono Jalan Adiryawarman, Jalan Hayamwuruk, dan Jalan Indragiri. Bahkan, pada sore hari tadi, air yang menggenangi Jalan Mayjen Sungkono mencapai 1 meter.

Sejumlah mobil dan sepeda motor yang terparkir di sejumlah tempat parkir di Jalan Mayjen Sungkono terlihat terendam. Bahkan sejumlah sepeda motor mogok karena pengendara menerobos jalan yang digenangi air.

Kepala BPB Linmas Kota Surabaya Eddy Christijanto mengatakan, intensitas hujan cukup deras sehingga menyebabkan sejumlah jalan protokol terendam banjir.

"Ini hujan jam 16.00 sampai jam 17.00 hujan terus menerus dengan curah hujan 100 ml per detik lebih, kategori deras. Pada awal-awal itu kan hujannya cuma 5 menit cuma diikuti angin kencang. Kalau ini deras selama sejam," kata Eddy dihubungi, Rabu (15/1/2020).

Menurut Eddy, beberapa genangan yang dipantau ada dua, yakni di kawasan Villa Bukit Mas Surabaya dan Jalan Mayjen Sungkono.

"Di sini genangan air sekitar 1 meter. Setelah saya cek, pengelola ruko pengelolaan sampahnya perlu dievaluasi. Di pintu air luar biasa sampahnya, sampah botol, kayu, plastik banyak sekali.Itu salah satu penyebabnya. Itu wewenang swasta bukan kita," ujar dia.

Eddy menuturkan, beberapa sepeda motor di sejumlah jalan protokol yang terendam banjir sempat mogok. Namun, tidak ada permukiman warga yang terendam.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved