Tahun Ini, IAIN Salatiga Beralih Status Menjadi UIN, Prof Saerozy Sebut Proposal Sudah di Kemenag

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga terus berproses untuk alih status menjadi Universitas Islam Negeri (UIN).

Penulis: M Nafiul Haris | Editor: deni setiawan
TRIBUN JATENG/M NAFIUL HARIS
Wakil Rektor I IAIN Salatiga Prof Saerozy saat memberikan keterangan dalam jumpa pers di Gedung Hasyim Asy'ari Kampus II IAIN Salatiga, Jumat (17/1/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga terus berproses untuk alih status menjadi Universitas Islam Negeri (UIN).

Wakil Rektor I IAIN Salatiga, Prof Saerozy mengatakan, perubahan status tersebut diharapkan dapat terealisasi pada 2020.

"Sejumlah persyaratan untuk perubahan status sudah terpenuhi."

Jembatan Begal Pekalongan Kondisinya Kian Memprihatinkan, Bupati Asip Janji Perbaiki Waktu Dekat Ini

"Seperti jumlah mahasiswa yang minimal 10 ribu orang."

"Saat ini mahasiswa di IAIN Salatiga justru sudah terlampaui, yaitu mencapai sekira 13 ribu orang," terangnya kepada Tribunjateng.com, saat jumpa pers di Gedung Hasyim Asy'ari Kampus II IAIN Salatiga, Jumat (17/1/2020).

Menurut Prof Saerozy, proposal peningkatan status menjadi universitas telah diajukan ke Kementerian Agama (Kemenag) RI.

Widyantoro Masih Tunggu Tawaran Klub, Pasca Habisnya Kontrak Sebagai Asisten Pelatih PSIS Semarang

Alih status, lanjutnya, prosesnya tidak bisa seketika tetapi harus melalui beberapa tahapan serta memperoleh restu dari tiga kementerian.

Ia menambahkan, untuk menuju perubahan status, IAIN Salatiga akan terus meningkatkan akses pendidikan tinggi.

Lalu kualitas penyelenggaraan pendidikan, kuantitas dan kualitas di bidang riset, serta meningkatkan daya saing dan tata kelola.

"Ini yang sekarang terus kami genjot. Karena memang prosesnya tidaklah cepat."

Besok Ada Pengalihan Arus di Brebes, Berkait Kirab Budaya Puncak Hari Jadi ke 342

"Penambahan guru besar dan doktor juga menjadi prasyarat, serta tenaga dosen dengan program studi lebih umum ketimbang berstatus institute" katanya.

Sementara, pada Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2020, IAIN Salatiga membuka dua jalur pendaftaran dengan kuota sebanyak 3.010 mahasiswa.

Yang kemudian terbagi dalam 24 program studi jenjang strata satu (S1) dan 125 mahasiswa untuk tiga program studi jenjang S2.

Tim sosialisasi IAIN Salatiga Siti Asdiqoh menjelaskan, jalur PMB pertama yakni, jalur PMB nasional yang dibagi dalam dua kategori.

Jadi Pemain ke 28 PSIS Semarang, Abanda Sebut Sudah Lama Ingin Bergabung, Tadi Dihalangi Persik

"Adapun pendaftaran kategori seleksi prestasi akademik nasional perguruan tinggi keagamaan Islam negeri dibuka pada 3-28 Februari 2020."

"Kemudian pendafataran kategori ujian masuk perguruan tinggi keagamaan Islam negeri dibuka pada 15 April sampai 29 Mei 2020," ujarnya.

Siti Asdiqoh menyatakan, sedangkan jalur PMB mandiri dibagi tiga jalur.

Yakni jalur prestasi non akademik yang pendaftarannya dibuka pada 3-28 Februari 2020.

Kemudian lanjut dia, jalur undangan dibuka pada 15 April-29 Mei 2020 dan jalur ujian mandiri pendaftarannya dibuka 2 Juni hingga 8 Juli 2020," jelasnya. (M Nafiul Haris)

Disdikbud Jateng Janji Sanksi Kepsek, Jika Sekolah Tidak Segera Kembalikan Uang SPP

Subsidi Elpiji 3 Kilogram Dicabut? Begini Permintaan Pedagang di Kudus

Rekrutan Baru PSIS Semarang Bisa Bermain Berbagai Posisi, dari Bek hingga Striker

Viral Video Badai Ekstrim Selimuti Gurun dengan Salju di Arab Saudi bak Negeri Dongeng

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved