50 Anak Duafa Ikuti Khitan Massal di SD Hj Isriati Baiturrahman 1 Semarang
Sebanyak 50 anak duafa mengikuti khitan massal di SD Hj Isriati Baiturrahman 1 Semarang.
Penulis: Adelia Prihastuti | Editor: M Syofri Kurniawan
Khitanan itu kegiatan, yang menurut orang-orang, harus membuat tasyakuran dan biaya banyak.
Tetapi kalau acara seperti ini gratis.
Sehingga masyarakat tidak khawatir,” imbuhnya.
Ewit Trinurwidati, selaku Koordinator Acara Khitan Massal, mengaku sudah mempersiapkan acara ini sejak Oktober 2019.
Ia menuturkan, acara khitan massal merupakan rangkaian acara akhirussanah yakni perpisahan anak kelas 6.
“Sebelum puncak acara pada Mei 2020, ada rangkaian acara, di antaranya khitan massal.
Untuk pelaksanaan, kami menggandeng Rumah Zakat.
Jumlah peserta ada 50 anak dan data setiap hari naik turun.
Ada yang tiba-tiba cancel dan ada yang tiba-tiba mau ikut.
Animo sebenarnya banyak sekali, tapi memang kuotanya terbatas.
Untuk pendanaan kami dari sponsor dan donatur,” ungkap Ewit.
“Kami sebar flyer dari akhir Oktober 2019 dan jawil teman-teman untuk mencarikan anak yang mau dikhitan.
Kebanyakan dari anak panti asuhan, anak yatim-piatu, dan duafa.
Syaratnya, kalau yang bukan dari panti, menyertakan SKTM,” tambahnya.
Sebelumnya, SD Hj Isriati Baiturrahman 1 juga telah menyelenggarakan acara serupa pada 2017.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/khitan-massal-sd-hj-isriati-baiturrahman-1.jpg)