Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Sejumlah Penyair Hadir di Pagelaran Sastra Keroncong Semarangan

Pagelaran Sastra Keroncong Semarangan yang diadakan di Ruang Catleya, Star Hotel Semarang pada hari Jumat (17/1/2020) malam mengusung tema “Sastra

Penulis: Vina Rizki Ariani | Editor: muh radlis
TRIBUN JATENG/VINA RIZKI ARIANI
Kadarlusman saat memberi sambutannya dalam Acara Pergelaran Sastra dengan Keroncong di Star Hotel Semarang. Jumat (17/1/2020) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pagelaran Sastra Keroncong Semarangan yang diadakan di Ruang Catleya, Star Hotel Semarang pada hari Jumat (17/1/2020) malam mengusung tema “Sastra bersama Keroncong”.

Koordinator acara yang juga Ketua Dewan Kesenian Kota Semarang Handry mengatakan untuk nama gagasan sendiri yaitu Para Pecinta Sastra, jadi kegiatan ini sebagai wadah hiburan para sastrawan yang diiringi dengan keroncong.

“Kami mengusung tema antara keroncong dengan sastra

Tolak Jual Garaga Rp 350 Juta, Panji Petualang: Harga King Cobra Sebenarnya Murah

Tanda Kiamatkah? Nenek Diperkosa Cucu Sendiri Sampai Berdarah, Alasan Pelaku Bikin Geleng-geleng

Bibi Ardiansyah Suami Vanessa Angel Dikabarkan Bangkrut, Dody Soedrajat Buka Suara

Dendam Kesumat Kenny Akbari ke Ibu Tiri Zuraida Hanum yang Membunuh Hakim Jamaluddin

Jadi, kalau Satra kan serius kalau keroncong bisa menghibur.

Kami ingin acara ini tidak melulu serius, jadi kami campur dengan keroncong biar suasananya ramai.

Di sini macam-macam ada diskusi juga.” ujarnya pada saat ditemui tribun jateng

Menurut Handry, yang pernah menekuni dunia jurnalistik ini, iringan musik keroncong dipilih karena mampu memberikan sentuhan mendalam yang selaras dengan ritme tiap bait puisi.

Ia menambahkan ide pembacaan puisi dengan iringan musik keroncong dilakukan untuk apresiasi sastra yang pernah ada di Semarang.

“Tujuan kami untuk mengedukasi literasi masyarakat untuk mencintai karya sastra,” katanya

Dalam acara ini, sejumlah penyair turut hadir di antaranya Budi Maryono Penulis “Ustad Salim Menangis”, Ka Budpar Semarang IIn Indriyanasari, masyarakat umum berbagai profesi membacakan puisi yang sifatnya spontanitas, dan diiringi musik keroncong.

Satu diantaranya yang merupakan Ketua DPRD Kota Semarang Kadarusman turut hadir dalam acara Pergelaran Sastra.

Dalam sambutannya, ia mengatakan acara tersebut sebagai pelepas penat kesibukan kerja, dan sangat mengapresiasi antara sastra dengan keroncong.

“Saya merasa bangga hidup di Kota Semarang, semakin moncer Kota budayanya, Seninya sekarang ikut mewarnai Kota Semarang, kalau tanpa didukung ibu bapak semuanya hadir nanti kesannya Semarang Anyep (basi), semuanya sudah menarik dan ditata Pemerintah oleh Mas Hendi ini bisa semakin moncer,” katanya

Ia menambahkan, moncer yang dimaksud ialah harus disamakan dengan budaya dan seni yang ada di Semarang pasti kesannya akan jauh lebih baik.

“Dengan seni budaya dan hiburan-hiburan seperti ini.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved