Selasa, 7 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Fun Run Jadi Penutup Borobudur Marathon 2019, Siap Sambut Borobudur Marathon 2020

Borobudur Fun Run yang diselenggarakan di Candi Pawon penutup dari Borobudur Marathon 2019 serta ajang untuk menyambut Borobudur Marathon 2020.

Editor: m nur huda
tribun jogja/rendika
Ratusan peserta dan pelari Borobudur Fun Run Borobudur Marathon 2019 Bank Jateng dilepas lari di Candi Pawon, Borobudur, Magelang, Minggu (19/1/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Borobudur Fun Run yang diselenggarakan di Candi Pawon, Desa Wonorejo, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Minggu (19/1/2020), menjadi rangkaian penutup dari Borobudur Marathon 2019 serta ajang untuk menyambut Borobudur Marathon 2020.

Kegiatan diikuti 2.000 peserta yang merupakan warga yang terdiri dari 19 kelurahan dan 25 sekolah yang dilalui rute lari Borobudur Marathon.

Event ini dilaksanakan sebagai ungkapan terima kasih dan apresiasi kepada masyarakat dan seluruh pihak yang mendukung terlaksananya Borobudur Marathon 2019.

"Borobudur Fun Run ini dibikin sebagai acara paripurna dari serangkaian kegiatan Borobudur Marathon," kata kata General Manager Event Kompas, Lukminto Wibowo, Minggu (19/1/2020) di sela acara.

Peserta Fun Run ini kegiatan dengan warga, diikuti 2.000 orang yang merupakan warga sekitar yang dilalui race Borobudur Marathon 2019.

"Karena secara sengaja atau tak sengaja sempat terganggu. Dari sini kita ungkapkan rasa terima kasih dengan membuat event khusus dengan warga Magelang," katanya.

Lukminto mengatakan, dampak kepada masyarakat terlihat pada gelaran Borobudur Marathon 2019.

Pertumbuhan ekonomi mengalami peningkatan. Peredaran uang di Magelang dan sekitarnya dengan ada Borobudur Marathon terus meningkat dari tahun ke tahun.

"Pada tahun 2017, peredaran uang di Magelang dan sekitar mencapai Rp 15 Miliar. Tahun 2018 meningkat menjadi Rp 26 Miliar. Tahun 2019 naik lagi menjadi Rp 30 Miliar," kata Lukminto.

Tahun 2020 nanti, Borobudur Marathon akan ada hal baru. Promosi terus dilakukan hingga ke mancanegara.

Sistem marathon akan diterapkan dengan menggandeng penyelenggara marathon kelas dunia seperti di Tokyo dan Berlin Marathon.

"Kita akan promosi ke berbagai tempat. Seperti di Tokyo dan Berlin Marathon, kita akan buat sistem marathon, agar sepaket dengan Borobudur Marathon. Agar para pelari asing juga berminat. Promosi akan dilakukan dengan bahasa asing, travel agent asing, pembayaran dengan mata uang asing.

Kami juga koordinasi dengan Kemenpar, akan disupport promosinya. Dari tahun 2020, kami akan menggenjot lagi pelari luar negeri," kata Lukminto.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah, Sinung Nugroho, mengatakan, pihaknya bersama penyelenggara Borobudur Marathon akan melakukan promosi sampai luar negeri.

Bahkan akan kurator marathon yang sudah biasa melaksanakan marathon tingkat dunia, agar Borobudur Marathon dapat lebih dikenal lagi di tingkat internasional.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved