Minggu, 31 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Mahasiswa UPGRIS Ciptakan Panel Pacofo Dari Serabut Kelapa, Kelebihan Tak Menyerap Panas

mahasiswa Prodi Teknik Sipil 2016 Fakultas Teknik Universitas PGRI Semarang merancang panel dengan spesifikasi materi khusus, yaitu serabut kelapa.

Tayang:
istimewa
Nurendah dan Deska ciptakan panel yang terbuat dari serabut kelapa, nama panel tersebut yakni Pacofo Senin (20/1/2020) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pada umumnya panel pembatas terbuat dari beton precast dan panel GRC yang punya kelemahan berat dan mahal serta tidak kedap suara dan menyerap panas.

Dari kelemahan tersebut, dua mahasiswa Prodi Teknik Sipil 2016 Fakultas Teknik Universitas PGRI Semarang, Nurendah Wahyu Candra Arfiliani dan Deska Pradana Putra merancang panel dengan spesifikasi materi khusus, yaitu serabut kelapa.

Produk tersebut diberi nama Pacofo (Panel Cocofiber and Styrofoam).

Viral di Medsos Cerita Ningsih Tinampi Mengaku Dapat Peringatan Kiamat dari Utusan Tuhan

Terbongkar Ini Pengakuan Ratu Keraton Agung Sejagat Fanni Aminadia, Bukan Keturunan Ningrat

Kecelakaan di Semarang - Arif Lihat Mobil Honda Jazz Melaju Kencang, Serempet Pengendara Motor

2 Anak Nia Ramadhani Masuk Sekolah Termahal di Jakarta, Ini Biaya Bus Sekolah Jakarta British School

Produk panel ini selain ringan sekaligus tidak menyerap suhu panas.

“Dengan menggunakan serabut kelapa, hasil panel menjadi lebih kuat dan tidak menyerap panas.

Selain itu, serabut kelapa punya keunggulan ekonomis sebab mudah didapat dan murah,” ungkap Deska pada hari Senin (20/1/2020).

pacofo
pacofo (istimewa)

Sementara itu, Nurendah Wahyu Candra Arfiliani bertugas melakukan pengumpulan data dari jurnal ilmiah untuk referensi pembuatan produk panel tersebut.

Secara spesifik, Nurendah mengkomparasi hasil temuan jurnal untuk memperkuat konsep panel.

“Kesulitannya dalam pembuatan pada tahap pembuatan cetakan yang terbuat dari kayu serta proses pengeringan panel,” ujarnya

Dari Hasil produk rancanganmereka ini berhasil meraih Medali Perak dalam gelaran International Science Technology and Engineering Competition, pada 13 -16 Januari 2020, Graha Manggala Siliwangi dan Graha Pos Indonesia, Bandung.

Helatan ini digelar oleh International Young Scientist Association (IYSA) dengan juri Dr. Nadh (Thailand) Ahmed Dinler (Afrika Selatan).

Lewat desain panel tersebut, mereka berhasil mengalahkan 31 tim dari kampus tingkat internasional. 

Selain itu, hasil kreasi tersebut juga punya kemungkinan untuk diproduksi massal dan berpeluang besar memiliki harga jual yang lebih murah daripada harga panel pada umumnya. (Vina Rizki Ariani)

Pangeran Harry Resmi Lepas Gelar Bangsawan, Ratu Elizabeth: Kalian Tetap Keluargaku yang Tercinta

Tragis, Bocah 3 Tahun Sunat Selama 4 Jam, Setelah Pulang, Sang Ayah Pingsan Begitu Perban Dibuka

Apakah Kurnia Meiga Bakal Main Buat Arema FC di Liga 1 2020? Aremania Rindu, Ini Jawaban Sudarmadji

Momen Lucu, Russell Anak Hendra Ogah Diajak Kevin Sukamuljo ke Podium Juara Indonesia Masters 2020

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved