Senin, 4 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Bikin Bangga Indonesia, SMP Negeri 2 Semarang Raih 5 Medali Emas dalam Ajang ISTEC

SMP Negeri 2 Semarang berhasil membawa pulang lima medali emas dan satu perak pada ajang Internasional Sains Teknologi Engineering (ISTEC).

Tayang:
Penulis: iwan Arifianto | Editor: Daniel Ari Purnomo
istimewa
Kontingen SMP Negeri 2 Semarang pada ajang Internasional Sains Teknologi Engineering (ISTEC) yang dihelat di Bandung, mulai 12 hingga 16 Januari 2020. 

Sudaryono menerangkan siswa yang lain ikut menyumbang emas adalah tim Nigel Arkanitia dan Lintang Ayu Sekar Langit dengan projeck A study of Application Magnetic Leviation on a Bullet Train.

Berikutnya kategori technology individu Nabil Juninanda R projeck Automated Train Barrier dapat gold Medal dan Kevan Vallerio Anwar juga dapat gold medal.

Sedangkan untuk Muhammad Ilham Kharisma Putera dan Ibrahim Imam Rasydan Projeck Ethnomathematics: Geo Metric (tube) in Angklung dapat Silver Medal.

Masih dikatakan Sudaryono, pihak sekolah selalu mendukung kegiatan positif siswa, satu di antaranya adalah mengikuti berbagai perlombaan.

Khusus di ajang ISEC merupakan sumbangan medali kedua di awal tahun 2020.

Sebelumya ada satu siswa yang pada saat hampir bersamaan menjuarai American Matematik.

"Kami menyadari bahwa tiap anak memiliki kemampuan berbeda. Semua kemampuan diangkat serta difasilitasi sekolah dengan harapan anak lebih memanfaatkan waktu luang dengan hal positif, " ujarnya.

Sementara, satu peserta perwakilan SMP N 2,Nabil Juninanda Rahman menambahkan, pada ajang kali ini memamerkan projek Automated Train Barrier atau palang pintu kereta otomatis.

Alat tersebut menggunakan sensor inframerah, servo motor untuk penggerak palang dan diprogram melalui program arduino.

Menurutnya untuk mengikuti ajang tersebut, telah melakukan persiapan dua bulan sebelum lomba.

"Alat ini dibuat karena terinspirasi banyak kecelakaan kereta api, tidak ada orang menjaga palang pintu atau karena manusia lalai."

"Menggunakan alat ini problem tersebut bisa diatasi, tenaganya juga hemat karena menggunakan panel surya. Selain itu bisa memperoleh data jumlah kereta melintas selama satu hari itu, " ujarnya.

Inovasi lain juga diciptakan oleh peserta dari SMP 2 Semarang bernama Nigel Arkanitia dan Lintang Ayu Sekar Langit dengan projeck A study of Application Magnetic Leviation on a Bullet Train.

Dikatakan Nigel, melalui karya ini kereta api yang sekarang beroperasi di Indonesia bisa melaju lebih cepat.

Lantaran inovasinya menggunakan sistem levitasi magnet sehingga proses membuat benda mengambang menggunakan gaya tolak menolak magnet.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved