Roy Suryo 'Curiga' Munculnya Sunda Empire dan Keraton Sejagat Ada Motif Pengalihan Isu

Roy Suryo khawatir dengan adanya isu kerajaan abal-abal ini seolah sebagai pengalihan isu. termasuk Sunda Empire dan Keraton Sejagat

KOMPAS.com/Devina Halim
Roy Suryo 'Curiga' Munculnya Sunda Empire dan Keraton Sejagat Ada Motif Pengalihan Isu 

TRIBUNJATENG.COM- Roy Suryo khawatir dengan adanya isu kerajaan abal-abal ini seolah sebagai pengalihan isu.

hal itu ia lontarkan di acara ILC yang tayang pada Selasa (21/1/20).

Roy Suryo mengaku berterimakasih telah diundang ke ILC.

"Saya kaget juga, ILC mengangkat topik ini, kan banyak netiZen yang protes" ujar Roy Suryo.

Lalu Karni Ilyas ingin menyela.

Kisah Nyata: Pernikahan Hanya Berumur 12 Hari, Suami Suka Tidur di Depan TV dan Suami Ngaku Trauma

Wanita Lulusan S2 Dihina karena Nikahi Sopir Truk, Ternyata Gaji Suami 5 Kali Lebih Besar

Ledekan Ganjar ke Eks Pengikut Keraton Agung Sejagat : Oalah Sampeyan Menteri Urusan Bangunan Toh

"Katanya kenapa nggak Jiwasraya, kenapa nggak KPK dengan PDIP, padahal baru minggu lalu" ujarnya.

"Mungkin ini ada hubunagnnya bang Karni muncul keraton ini, perhatian orang kan ke keraton ini bukan Jiwasraya, bukan Asabri, jadi belok dikit

"Oh maksud anda ini dibelokkan?" tanya Karni Ilyas.

Roy Suryo lalu mengatakan bahwa kepala BIN sudah mengatakan munculnya kerajaan-kerajaan ini sudah lama.

Maka Roy Suryo bertanya-tanya mengapa baru sekarang isu itu dimunculkan.

"Ya sempat mengkritik, dulu saya sempat di komisi I, kepala BIN mengatakan ini sudah lama muncul, tapi kalau sudah lama muncul kenapa dibiarkan, didiemkan, kenapa baru sekarang munculnya, ada something wrong," ujarnya.

Roy Suryo mengatakan memang keraton di Indonesia ada.

"Keraton di Indonesia ituada, maka ada namanya forum silaturahmi nusantara, jumlahnya ada 205 keraton, tiap tahun kami mengadakan festifal keraton," ujar Roy Suryo.

Roy Suryo lalu mengatakan bahwa kini ada tekhnologi yang bisa melihat beberapa suku di masa lalu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved