Angin Puting Beliung Mengamuk di Pati, 2 Korban Luka dan Puluhan Rumah Rusak
Angin puting beliung menerjang dua desa di Kecamatan Dukuhseti, yakni Puncel dan Tegalombo, Kamis (30/1/2020) sekira pukul 17.00 WIB.
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, PATI – Angin puting beliung menerjang dua desa di Kecamatan Dukuhseti, yakni Puncel dan Tegalombo, Kamis (30/1/2020) sekira pukul 17.00 WIB.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Namun, terdapat dua korban luka ringan, yakni Paini yang mengalami lecet dan Sarbi yang harus mendapat jahitan di kepala akibat kejatuhan genteng.
• Isu Uang Jiwasraya Dipakai untuk Kampanye, Jokowi Perintahkan Mahfud MD Bongkar Semua
• Kisah Eros Mahasiswa Indonesia Pulang dari Wuhan China : Banyak Hoaks Soal Virus Corona
• Penonton Bersorak saat Mahfud MD Bongkar Kinerja Prabowo: Saya Marahi Kalau Salah
• Anak Nikita Mirzani Masuk TV, Bayarannya Mahal Seperti Sang Ibu
Keduanya merupakan warga Puncel.
Selain dua korban luka, peristiwa ini mengakibatkan dua rumah roboh dan genteng puluhan rumah lainnya berhamburan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati Martinus Budi Prasetya menyebut, dua rumah yang roboh ialah milik Diran (52), warga Desa Tegalombo RT 6 RW 3 dan Martono, warga Desa Puncel RT 5 RW 1.
“Di Desa Puncel, 27 rumah gentengnya berhamburan.
Ada pula pohon tumbang mengenai rumah serta 6 kandang ayam.
Adapun di Desa Tegalombo rumah yang rusak berjumlah 30,” urainya.
Martinus mengatakan, masyarakat desa dibantu anggota TNI, Polri dan relawan Tunggul Wulung telah membantu proses evakuasi.
Namun, pukul 19.15 evakuasi dihentikan sementara karena listrik padam, kondisi gelap, sehingga tidak memungkinkan untuk melanjutkan evakuasi.
“Untuk sementara, warga yang rumahnya kena angin puting beliung istirahat di rumah tetangga yang tidak terkena bencana,” kata dia. (Mazka Hauzan Naufal)
• Pembakaran Al Quran di Pemalang, MUI Ajak Masyarakat untuk Tenang dan Tidak Terprovokasi
• Menteri Edhy Prabowo Resmikan Gudang Garam Nasional di Pati, Bupati Singgung Anjloknya Harga Garam
• Mengenal Lontong Cap Go Meh, Hidangan yang Banyak Diburu Pasca Imlek Ternyata Punya Sejarah Panjang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/puluhan-rumah-di-desa-puncel-dan-tegalombo-kecamatan-dukuhseti-kabupaten.jpg)